Ganti rekap nilai manual dan Excel yang berantakan dengan sistem rapor otomatis, dashboard kepala sekolah, dan portal siswa yang bisa dibuka langsung dari HP.
Tanpa perlu daftar — langsung login dengan akun demo yang sudah disiapkan.
Tiga keluhan yang paling sering kami dengar dari guru dan kepala sekolah.
Rekap nilai manual dan Excel yang berbeda-beda tiap guru bisa memakan waktu berhari-hari tiap akhir semester.
e-Rapor menjawab ↓Nilai otomatis terekap per mata pelajaran, langsung dibandingkan dengan KKM masing-masing kelas.
Kepala sekolah baru tahu progres belajar tiap kelas saat rapor sudah jadi, sudah terlambat untuk intervensi.
e-Rapor menjawab ↓Dashboard kepala sekolah menampilkan ringkasan tiap kelas secara real-time, kapan saja dibutuhkan.
Siswa dan orang tua tidak tahu perkembangan belajar sampai rapor fisik dibagikan di akhir semester.
e-Rapor menjawab ↓Portal siswa yang ramah anak, bisa dibuka dari HP kapan saja untuk melihat nilai dan pencapaian.
Dibangun langsung dari kebutuhan sehari-hari guru dan kepala sekolah di lapangan.
Nilai di bawah KKM otomatis ditandai, per kelas dan per mata pelajaran.
Grafik ringkasan tiap kelas, dipantau tanpa perlu buka satu-satu buku nilai.
Kartu nilai visual dan lencana pencapaian yang membuat siswa senang membuka rapornya sendiri.
Pelacakan hafalan dengan lencana bertingkat, lengkap dengan tampilan Arab.
Catat kegiatan rutin seperti sholat dhuha dan pembiasaan pagi harian.
Laporan kehadiran siap cetak hanya dengan sekali klik.
Ini cuplikan tampilan sungguhan yang dipakai guru, kepala sekolah, dan siswa setiap hari — bukan gambar ilustrasi generik.
| Nama | Matematika | B. Indonesia | IPAS | Rata-rata |
|---|---|---|---|---|
| Ananda Putri | 92 | 88 | 90 | 90 |
| Bagas Saputra | 65 | 78 | 80 | 74 |
| Citra Ayu | 85 | 90 | 87 | 87 |
Dashboard admin/guru: ringkasan sekolah, grafik rata-rata nilai per kelas, dan rekap nilai dengan penanda KKM otomatis.
Portal siswa: ramah anak, ringkasan nilai per mapel, presensi, dan lencana pencapaian — bisa dibuka langsung dari HP siswa/orang tua.
Dari nilai yang diinput guru sampai dilihat siswa, semua berjalan otomatis tanpa perlu rekap ulang manual.
Nilai harian & ujian dimasukkan langsung ke sistem, per kelas dan per mata pelajaran.
Nilai dibandingkan dengan KKM masing-masing kelas, langsung diolah jadi rapor.
Dashboard ringkasan tiap kelas bisa dibuka real-time, kapan saja dibutuhkan.
Hasil belajar bisa dibuka langsung dari HP, tanpa menunggu rapor fisik dibagikan.
Jajal langsung aplikasinya dengan akun demo, tanpa perlu daftar dulu.
Chat WhatsApp untuk tanya-tanya dan pilih paket yang sesuai kebutuhan sekolah.
Pendampingan 2-3 sesi online sampai data awal siap dan tim sekolah siap pakai.
Kedua paket dapat pendampingan penuh dan update fitur gratis selamanya.
Untuk sekolah yang ingin mulai digital tanpa domain sendiri.
Untuk sekolah yang ingin domain & tampilan aplikasi sendiri.
Belum yakin paket mana yang cocok? Konsultasi dulu via WhatsApp →
Cocok untuk sekolah yang ingin coba dulu dengan modal awal kecil. Pada opsi ini, data disimpan di akun Google kami sendiri (bukan akun sekolah), sehingga ada biaya langganan untuk menutup biaya penyimpanan & dukungan yang berjalan terus.
Untuk sekolah yang belum mau bayar putus di awal. Data tersimpan di akun Google kami, dikelola & dibackup rutin.
Ingin data tersimpan di akun Google sekolah sendiri tanpa biaya bulanan? Lihat paket sekali bayar ↑
Pertanyaan yang paling sering ditanyakan sekolah sebelum mulai pakai e-Rapor.
Dapodik punya kode dan format tersendiri untuk fitur ekspor nilainya. Karena itu, e-Rapor menyediakan fitur ekspor nilai yang tinggal disalin ke sheet hasil generate dari Dapodik, lalu sheet tersebut diimpor ke Dapodik seperti biasa.
Wali kelas bisa menginput dan mengedit nilai semua mata pelajaran di kelasnya. Sementara guru mapel hanya bisa menginput nilai untuk kelas yang benar-benar ia ajar, sesuai perannya masing-masing.
Tidak bisa langsung diinput hanya nilai akhir. Nilai rapor dihasilkan dari rumus perhitungan yang mengikuti aturan penilaian pemerintah (asesmen formatif & sumatif ala Kurikulum Merdeka) — nilai harian, tugas, PTS, dan PAS diinput per komponen, lalu dihitung otomatis oleh sistem sesuai bobot dan KKM. Cara ini sekaligus jadi motivasi belajar, karena siswa bisa langsung mengecek progres tiap mata pelajaran, bukan cuma angka akhir semester.
e-Rapor berbasis web, jadi butuh koneksi internet saat input dan sinkronisasi data. Khusus Paket Premium, tampilannya bisa diinstal ke layar HP seperti aplikasi, tapi untuk input dan edit nilai tetap perlu online.
Setelah data awal (nama siswa, kelas, mata pelajaran, dan KKM) disiapkan, proses setup dan pelatihan biasanya selesai dalam 2-3 sesi online, dan sekolah sudah bisa langsung pakai untuk semester berjalan.
Data disimpan di akun Google milik sekolah sendiri, bukan di server pihak ketiga, dengan sistem login berbasis peran (admin, guru, siswa) dan kata sandi terenkripsi. Karena datanya ada di Google Sheets/Drive sekolah, backup bisa dilakukan kapan saja oleh admin sekolah.
Tidak ada batasan jumlah siswa atau kelas — cocok dipakai baik untuk sekolah dengan satu rombel per tingkat, maupun yang punya beberapa kelas paralel.
Untuk Paket Standar dan Premium (sekali bayar), tidak ada biaya tambahan setelahnya — update fitur gratis selamanya. Kalau sekolah memilih opsi Langganan (Bulanan/Tahunan), datanya disimpan di akun Google kami sehingga ada biaya langganan yang berjalan terus, tapi modal awalnya jauh lebih ringan.
Sekolah bisa langsung menghubungi kami lewat WhatsApp untuk konsultasi atau perbaikan, di luar sesi pendampingan awal yang sudah termasuk dalam paket.
e-Rapor lahir dari kebutuhan sehari-hari di SDN 2 Watusomo, Wonogiri — bukan aplikasi yang dibuat tanpa tahu keluhan guru di lapangan. Setiap fitur diuji dulu di sekolah sendiri sebelum ditawarkan ke sekolah lain.
Mulai dari demo gratis, lanjut ke obrolan santai lewat WhatsApp.