e-Rapor SDIT — Menilai Lebih Mudah, Semua Pihak Lebih Tenang | Cipta Cendekia
e-Rapor SDIT · Kurikulum Merdeka

Menilai Lebih Mudah.Semua Pihak Lebih Tenang.

Satu aplikasi yang meringankan Kepala Sekolah, Guru, Orang Tua, dan Siswa sekaligus — akademik, Tahfidz Qur'an, Adab, hingga Pembiasaan Pagi, dalam satu sistem yang sekolah kendalikan sendiri.

Coba versi Demo & Trial tanpa komitmen apa pun.

Setup Wizard Nilai Akademik Tahfidz Qur'an Adab & Akhlak Pembiasaan Pagi Ekstrakurikuler Tutup Semester
Sebelum Bicara Fitur

Empat orang yang paling merasakan bedanya.

Kepala Sekolah, Guru, Siswa, dan Orang Tua masing-masing menanggung sisi lelah yang berbeda dari satu proses yang sama: rapor.

Kepala Sekolah

Tidak pernah benar-benar tahu progres nilai sekolahnya.

Guru

Menghabiskan malam-malam terakhir semester untuk rekap nilai.

Siswa

Baru tahu hasil usahanya saat rapor sudah di tangan.

Orang Tua

Menunggu rapor tanpa tahu progres anaknya sepanjang semester.

Masalah & Solusi

Lihat dari sudut pandang Anda.

Pilih peran Anda untuk melihat tantangan yang biasa dihadapi, dan bagaimana e-Rapor SDIT menjawabnya.

Tantangan Sehari-hari

Paling bertanggung jawab, tapi paling terakhir tahu.

Kalau ini terdengar familiar, Bapak/Ibu tidak sendirian.

Progres Nilai Tidak Terlihat

Tidak ada cara cepat memantau kelas mana yang siap dan mana yang masih tertinggal sebelum rapor dicetak.

Rumus Nilai Tidak Seragam

Setiap guru punya cara sendiri menghitung nilai akhir di Excel, sulit dipastikan konsisten dengan kebijakan sekolah.

Data & Akses Rawan Risiko

Riwayat siswa lintas tahun tercecer, dan pergantian operator sering jadi celah keamanan data sekolah.

Dengan e-Rapor SDIT

Akhirnya, semuanya terlihat dari satu layar.

Begini caranya:

Cek Penilaian Kelas Real-Time

Tahu persis kelas dan siswa mana yang belum lengkap nilainya, sebelum rapor final dicetak.

Rumus Nilai Akhir Terpusat

Bobot Nilai Harian vs Ujian diatur satu kali oleh sekolah, berlaku konsisten ke semua guru dan kelas.

Tutup Semester & Arsip Satu Klik

Data lama otomatis tersimpan aman; riwayat siswa lintas tahun bisa ditelusuri kapan saja.

Wizard Setup Terkunci Otomatis

Mencegah reset data oleh pihak yang tidak berwenang, menjaga data sekolah tetap aman.

Tantangan Sehari-hari

Mengajar sepanjang hari, lalu "kerja kedua" dimulai malam hari.

Familiar? Hampir setiap guru SDIT pernah mengalaminya.

Lembur Rekap Nilai

Excel per kelas dan per mapel, rawan rumus rusak dan file tertimpa menjelang deadline.

Catatan Non-Akademik Terpisah

Tahfidz, Adab, dan Pembiasaan Pagi dicatat manual di buku yang terpisah dari nilai akademik.

Was-Was Sebelum Cetak Rapor

Tidak yakin semua nilai sudah lengkap dan siapa saja yang masih di bawah KKM.

Dengan e-Rapor SDIT

Input sekali, rapor beres dengan sendirinya.

Begini caranya:

Nilai Akhir Dihitung Otomatis

Guru cukup input nilai harian dan ujian — rumus dan bobot sudah ditentukan sekolah, tidak perlu dihitung manual.

Tahfidz, Adab & Pembiasaan Pagi Cepat Diisi

Tiga modul khas SDIT ini punya alur input sendiri, otomatis tersusun rapi di rapor tanpa dobel kerja.

Cek Penilaian Kelas

Langsung tahu siswa mana yang nilainya belum lengkap atau di bawah KKM, sebelum rapor dicetak.

Cetak Rapor & Ekstrakurikuler Otomatis

Pramuka wajib otomatis tercatat untuk semua siswa; cetak rapor rapi, bagian kosong otomatis tersembunyi.

Tantangan Sehari-hari

Belajar sepanjang semester, tapi hasilnya baru terlihat di akhir.

Ini yang sering luput dari perhatian — padahal siswa merasakannya.

Progres Diri Tidak Terlihat

Siswa baru tahu hasil hafalan atau pembiasaan pagi mereka saat rapor dibagikan, bukan sepanjang perjalanan.

Motivasi Sulit Terjaga

Tanpa pemantauan personal, sulit merasa progres kecil mereka setiap hari benar-benar dihargai.

Rapor Terasa Jauh

Nilai dan capaian terasa seperti hasil akhir yang datang tiba-tiba, bukan cerita yang bisa mereka ikuti sendiri.

Dengan e-Rapor SDIT

Perjalanan belajarnya, bisa dipantau sendiri.

Begini caranya:

Portal Progres Pribadi

Memantau hafalan Tahfidz Qur'an dan Pembiasaan Pagi (Dhuha, Asmaul Husna) sendiri, kapan saja.

Diakui Secara Nyata

Setiap hafalan diverifikasi langsung oleh guru — bukan sekadar diklaim sendiri, jadi progres terasa benar-benar dihargai.

Akses Aman untuk Diri Sendiri

Siswa hanya melihat datanya sendiri, memberi rasa memiliki atas perjalanan belajarnya.

Tantangan Sehari-hari

Memilih SDIT karena akhlak dan Al-Qur'an, tapi rapornya terasa seperti sekolah pada umumnya.

Kalau ini terasa akrab, banyak orang tua SDIT merasakan hal yang sama.

Progres Anak Tidak Terlihat Berkala

Hafalan Qur'an, adab, dan pembiasaan ibadah anak hanya diketahui saat rapor dibagikan — bukan sepanjang perjalanan semester.

Rapor Terasa Kurang Bermakna

Nilai akademik saja tidak menjawab pertanyaan utama: apakah akhlak dan hafalan Qur'an anak benar-benar berkembang?

Rapor Sering Terlambat Dibagikan

Proses rekap manual di sekolah membuat jadwal pembagian rapor molor dari yang dijanjikan.

Dengan e-Rapor SDIT

Rapor yang akhirnya menjawab alasan Anda memilih SDIT.

Begini caranya:

Rapor yang Utuh, Bukan Cuma Angka

Tahfidz Qur'an, Adab & Akhlak, dan Pembiasaan Pagi tampil jelas di rapor — mencerminkan alasan sebenarnya memilih SDIT.

Progres yang Terverifikasi, Bukan Klaim

Setiap hafalan dan capaian adab diverifikasi langsung oleh guru, jadi apa yang tertulis di rapor benar-benar bisa dipercaya.

Rapor Tepat Waktu, Setiap Semester

Nilai dihitung otomatis dan guru tidak lagi lembur rekap manual, jadi rapor bisa dibagikan sesuai jadwal yang dijanjikan sekolah.

Fitur Khas SDIT

Ruh SDIT, bukan cuma angka.

Tahfidz Qur'an

Alur ajukan → tashih: siswa mengajukan hafalan, guru tahfidz yang memverifikasi langsung. 37 surah Juz 'Amma siap pakai sejak hari pertama, bisa diperluas admin kapan saja.

Adab & Akhlak

Rubrik kualitatif BB / MB / BSH / SB, dengan daftar aspek yang bisa disesuaikan tiap sekolah — bukan skala baku yang kaku.

Pembiasaan Pagi

Sholat Dhuha, Asmaul Husna, dan pembiasaan lain terekam rapi per kelas. Siswa memantau progresnya sendiri lewat portal.

Kenapa Berbeda

Bukan e-Rapor pada umumnya.

Data 100% Milik Sekolah

Berjalan di Google Workspace sekolah sendiri, bukan server pihak ketiga — sekolah pegang kendali penuh atas datanya.

Setup Tanpa Sentuh Kode

Wizard setup awal memandu Admin mengisi profil sekolah, kelas, dan akun guru — selesai dalam hitungan menit, tanpa perlu tim IT.

Dibangun untuk Ruh SDIT

Tahfidz Qur'an, Adab & Akhlak, dan Pembiasaan Pagi bukan tempelan — jadi bagian inti aplikasi, otomatis tampil rapi di rapor.

Semua dalam Satu Aplikasi

Modul lengkap, dari setup sampai tutup semester.

Setup Wizard

Onboarding mandiri tanpa perlu sentuh kode, selesai dalam hitungan menit.

Nilai Akademik

Rumus nilai akhir sesuai Kurikulum Merdeka, bobot diatur sekolah sendiri.

Tahfidz Qur'an

Alur ajukan-tashih dengan verifikasi guru, 37 surah Juz 'Amma siap pakai.

Adab & Akhlak

Rubrik kualitatif BB/MB/BSH/SB, aspek dapat disesuaikan sekolah.

Pembiasaan Pagi

Dhuha, Asmaul Husna, dan pembiasaan lain terekam rapi per kelas.

Ekstrakurikuler

Pramuka wajib otomatis, nilai dan presensi ekstra masuk ke rapor.

Cek Penilaian Kelas

Dasbor status pengisian nilai real-time, sebelum rapor dicetak.

Tutup Semester & Arsip

Satu klik mengarsipkan data lama, riwayat siswa lintas tahun aman.

Keamanan & Kepemilikan Data

Aman. Milik sekolah. Bukan milik siapa-siapa.

Data di Google Drive Sekolah

Berjalan penuh di Google Workspace milik sekolah sendiri — bukan disimpan di server pihak ketiga.

Wizard Terkunci Otomatis

Setup awal hanya bisa dijalankan sekali — tidak bisa direset ulang oleh pihak luar begitu sekolah mulai berjalan.

Akses Berjenjang

Setiap guru hanya melihat kelas dan mapel yang diampu; siswa hanya melihat data dirinya sendiri.

Satu Hal Lagi...

Anda tidak perlu percaya kata kami. Coba sendiri.

Kepala Sekolah yang tenang. Guru yang pulang lebih awal. Orang tua yang percaya penuh. Siswa yang bangga dengan progresnya. Buktikan sendiri lewat Demo & Trial e-Rapor SDIT, tanpa komitmen apa pun.

Coba Demo Sekarang ciptacendekia.com/erapor

Mau Ikut Kursus Lolos Ujian Perangkat Desa?