KODE DISKON 30% Kursus Perangkat Desa = CIPTACENDEKIA30

Juknis Penulisan Ijazah 2020 SD, SMP, SMA

Juknis penulisan ijazah ini akhirnya kami update kembali setelah kami mendapatkan file Penyampaian Peraturan Sekjen Kemendikbud No 5 Tahun 2020 tertanggal 21 April 2020.

Akhirnya, setelah tidak adanya ujian sekolah bagi jenjang SD dan SMP dikarenakan pandemi covid-19, ternyata juknis ini mengalami perubahan dibandingkan dengan juknis tahun 2019 yang lalu.

Perbedaan tersebut terutama terletak pada blangko ijazah yang tidak menyertakan nilai rata-rata rapor untuk tahun 2020 ini. Sedangkan pada tahun-tahun sebelumnya, biasanya nilai rapor disertakan pada bagian blangko ijazah halaman belakang.

Selain itu, juga terdapat pemisahan antara juknis jenjang ijazah SMK dibandingkan dengan jenjang yang lain yang dibuat juknis tersendiri untuk tahun ini. Hal tersebut, dimungkinkan karena untuk SMK terdiri dari 4 jenis ijazah yang berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Selanjutnya, perbedaan lainnya apa saja dan seperti apa contoh lengkap blangko ijazah serta adakah aplikasi penulisan ijazah yang mampu memudahkan pekerjaan guru dalam pengerjaan penulisan ijazah akan kita bahas secara lengkap di sini. Tetap baca terus sampai tuntas ya..

DAFTAR ISI BACAAN:

A. Tata cara pengisian blangko ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB

  1. Petunjuk Umum Pengisian Blangko Ijazah
  2. Petunjuk Khusus Pengisian Halaman Depan
  3. Petunjuk Khusus Pengisian Halaman Belakang

B. Tata cara pengisian blangko ijazah SMK

  1. Petunjuk Umum Pengisian Blangko Ijazah
  2. Petunjuk Khusus Pengisian Halaman Depan Blangko Ijazah SMK
  3. Petunjuk Khusus Pengisian Halaman Belakang Blangko Ijazah SMK

C. Tata Cara Pengisian Blangko Ijazah Pendidikan Kesetaraan

  1. Petunjuk umum pengisian blangko ijazah pendidikan kesetaraan
  2. Petunjuk khusus pengisian halaman depan blangko ijazah pendidikan kesetaraan
  3. Petunjuk khusus pengisian halaman belakang blangko ijazah pendidikan kesetaraan

D. Link Download Juknis Penulisan Ijazah 2020

E. Link Download Aplikasi Penulisan Ijazah dan SKHU S/M 2020 SESUAI JUKNIS PENULISAN IJAZAH

Sebelum kita bahas lebih lanjut, di sini saya akan bahas beberapa poin terpenting dulu pada Anda mengenai juknis ijazah tahun 2020.

Perlu Anda ketahui bahwa juknis ini merupakan lampiran II dari Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan No. 5 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 2 Tahun 2020 tentang Spesifikasi Teknis, Bentuk, dan Tata Cara Pengisian Blangko Ijazah Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Tahun Pelajaran 2019/2020.

Dalam Juknis Penulisan Ijazah 2020, tanggal kelulusan SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMK, SMALB, Program Paket A, Program Paket B, Program Paket C, atau sederajat ditetapkan secara nasional sebagai berikut:

  • Kelulusan SD, SDLB, Program Paket A atau sederajat ditetapkan tanggal 15 Juni 2020.
  • Kelulusan SMP, SMPLB, Program Paket B atas sederajat ditetapkan tanggal 5 Juni 2020.
  • Kelulusan SMA, SMALB, SMK, Program Paket C atau sederajat ditetapkan tanggal 2 Mei 2020.

Ketentuan tanggal kelulusan sebagaimana tersebut juga berlaku untuk SILN dan SPK. Kelulusan dituangkan melalui surat keterangan lulus dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah atau pejabat lain yang ditunjuk oleh pejabat yang berwenang.

A. Tata Cara Pengisian Blangko Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB

1. Petunjuk Umum Pengisian Blangko Ijazah

    1. Ijazah untuk SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, SMK, SPK diterbitkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan.
    2. Terdapat tiga jenis Ijazah yaitu; Ijazah untuk sekolah yang menggunakan Kurikulum 2006, Ijazah untuk sekolah yang menggunakan Kurikulum 2013, dan Ijazah untuk satuan pendidikan kerjasama (SPK). Perbedaan tersebut terletak pada Daftar Nilai yang terletak di halaman belakang dan kode blangko yang terletak di halaman muka. Contoh Kode Blangko

      Kode

      Keterangan

      DN-01 /D-SD/06/0000001

      Kurikulum 2006 SD

      DN-01 /D-SD/13/0000001

      Kurikulum 2013 SD

      LN/D-SD/06/0000001

      Kurikulum 2006 SD SILN

      LN/D-SD/13/0000001

      Kurikulum 2013 SD SILN

      D-SDLB/0000001

      SDLB

  1. Ijazah terdiri dari 2 muka dicetak bolak-balik, dimana identitas dan redaksi di halaman muka, hasil ujian/daftar nilai ujian di halaman belakang.
  2. Ijazah Satuan Pendidikan diisi oleh panitia penulisan Ijazah yang dibentuk dan ditetapkan oleh Kepala Sekolah.
  3. Pengisian Ijazah menggunakan tulisan tangan dengan tulisan huruf yang benar, jelas, rapi, bersih, dan mudah dibaca menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur dan tidak mudah dihapus.
  4. Jika terjadi kesalahan dalam pengisian, Ijazah tidak boleh dicoret, ditimpa, atau dihapus (tipe-ex), melainkan harus diganti dengan blangko yang baru. Untuk itu perlu kehati-hatian dalam penulisan.
  5. Ijazah yang mengalami kesalahan pengisian disilang dengan tinta warna hitam pada kedua sudut yang berlawanan pada halaman muka dan belakang.

    a. Setelah seluruh pengisian Ijazah selesai, Ijazah yang salah tersebut dimusnahkan dengan disertai berita acara pemusnahan.
    b. Proses pemusnahan Ijazah dilakukan  oleh Satuan Pendidikan yang disaksikan oleh Kepala Sekolah dan pihak kepolisian.
    c. Berita acara pemusnahan Blangko Ijazah sebagaimana butir b ditandatangani oleh Kepala Sekolah dan pihak kepolisian.
  6. Sisa blangko Ijazah SD dan SMP yang terdapat di satuan pendidikan, diserahkan kembali ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dengan disertai berita acara yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah/Kepala SKB/Ketua PKBM dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau pejabat yang
    mewakili.
  7. Sisa blangko Ijazah SMA, SMK, SDLB, SMPLB, SMALB yang terdapat di sekolah, diserahkan kembali ke Dinas Pendidikan Provinsi atau melalui Cabang Dinas Pendidikan Provinsi seseuai dengan kewenangannya yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi, dengan disertai berita acara yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi atau Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi.
  8. Sisa blangko Ijazah SD dan SMP yang terdapat di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dapat dimusnahkan setelah 6 (enam) bulan terhitung sejak jadwal pengisian Ijazah dengan dengan mekanisme:
    • a. Seluruh sisa Blangko Ijazah tersebut dimusnahkan dengan disertai berita acara pemusnahan;
    • b. Proses pemusnahan Blangko Ijazah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, yang disaksikan oleh Pejabat Dinas Pendidian Kabupaten/Kota dan pihak kepolisian; dan
    • c. Berita Acara Pemusnahan Blangko Ijazah sebagaimana butir b ditandatangani oleh Pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Pihak Kepolisian.
  9. Sisa blangko Ijazah SMA, SDLB, SMPLB, SMALB yang terdapat di Dinas Pendidikan Provinsi dapat dimusnahkan setelah 3 (tiga) bulan terhitung sejak jadwal pengisian Ijazah dengan mekanisme:
    • a. Seluruh sisa Blangko Ijazah tersebut dimusnahkan dengan disertai berita acara pemusnahan;
    • b. Proses pemusnahan Blangko Ijazah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi yang disaksikan oleh Pejabat Dinas Pendidikan Provinsi dan pihak kepolisian; dan
    • Berita Acara Pemusnahan Blangko Ijazah sebagaimana butir b ditandatangani oleh Pejabat Dinas Pendidikan Provinsi dan pihak kepolisian.
  10. Dalam hal ditemukan kesalahan penulisan dalam ijazah setelah sisa blangko ijazah dimusnahkan, maka dapat dibuat perbaikan dengan menerbitkan surat keterangan oleh Kepala Satuan Pendidikan yang bersangkutan.
  11. Satuan Pendidikan, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota maupun Dinas Pendidikan Provinsi tidak diperkenankan untuk menahan atau tidak memberikan ijazah kepada pemilik Ijazah yang sah dengan alasan apapun. 
  12. Siswa pemilik Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB yang sudah pindah domisili, Ijazah dapat diambil ke Satuan Pendidikan yang menerbitkan.

2. Petunjuk Khusus Pengisian Halaman Depan

petunjuk pengisian blangko ijazah 2020

Keterangan petunjuk khusus pengisian halaman depan Blangko Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB

 

  1. Angka 1 diisi dengan nama sekolah bersangkutan yang menerbitkan Ijazah sesuai dengan nomenklatur.
  2. Angka 1a pada Ijazah SPK diisi nama program/peminatan sesuai dengan kurikulum yang berlaku
  3. Angka 2 diisi dengan Nomor Pokok Sekolah Nasional yang menerbitkan Ijazah.
  4. Angka 3 diisi dengan nama kabupaten/kota*). Diisi dengan nama nomenklatur kabupaten/kota.
    *) coret salah satu yang tidak sesuai
  5. Angka 4 diisi dengan nama provinsi.
  6. Angka 5 diisi dengan nama siswa pemilik Ijazah menggunakan huruf (KAPITAL). Nama harus sama dengan yang tercantum pada Akte Kelahiran/Dokumen Kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan jenjang dibawahnya.
  7. Angka 6 diisi dengan tempat dan tanggal lahir siswa pemilik Ijazah. Tempat dan tanggal lahir harus sama dengan yang tercantum pada Akte Kelahiran/Dokumen Kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan jenjang dibawahnya.
    • Contoh : Jepara, 27 Januari 2002
  8. Angka 7 diisi dengan nama orang tua/wali siswa pemilik Ijazah.
  9. Angka 8 diisi dengan nomor induk siswa pemilik Ijazah pada sekolah yang bersangkutan seperti tercantum pada buku induk.
  10. Angka 9 diisi dengan nomor induk siswa nasional pemilik Ijazah. Nomor induk siswa nasional terdiri atas 10 digit yaitu tiga digit pertama tentang tahun lahir pemilik Ijazah dan tujuh digit terakhir tentang nomor pemilik Ijazah yang diacak oleh sistem di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  11. Angka 10 khusus untuk Ijazah pendidikan luar biasa diisi dengan jenis kekhususan peserta didik, yang terdiri dari hambatan penglihatan, hambatan pendengaran, hambatan berpikir, hambatan fisik, autis, dan disabilitas majemuk.
  12. Angka 11 diisi dengan nama kabupaten/kota tempat penerbitan.
  13. Angka 12 diisi dengan tanggal penerbiatan ijazah oleh satuan pendidikan.
  14. Angka 13 diisi dengan nama Kepala Sekolah dari sekolah bersangkutan yang menerbitkan Ijazah dan dibubuhkan tanda tangan. Bagi Kepala Sekolah pegawai negeri sipil diisi dengan Nomor Induk Pegawai (NIP), sedangkan Kepala Sekolah yang non pegawai negeri sipil diisi satu buah strip (-).
    Pengisian juga memerhatikan ketentuan sebagai berikut:

    • a. dalam hal tidak terdapat Kepala Sekolah yang difinitif atau karena satu dan lain hal sehingga Kepala Sekolah tidak dapat mendandatangani ijazah, maka dapat mengacu surat BSNP Nomor: 0081/SDAR/BSNP/VIII/2017 tanggal 1 Agustus 2017, perihal Penandatangan SHUN dan Ijazah yaitu Ijazah dapat ditandatangani oleh Pelaksana Tugas (Plt) dengan mandat khusus untuk menandatangani ijazah dari pejabat tingkat Provinsi atau Kabupaten/Kota yang berwenang untuk mengangkat kepala sekolah; dan 
      b) Penandatanganan Ijazah dan SHUN sebagaimana pada huruf a) tidak perlu mencantumkan tulisan “Plt” atau “Pelaksana Tugas” pada kolom nama atau jabatan.
  15. Angka 14 dibubuhkan stempel sekolah dari sekolah bersangutan yang menerbitkan Ijazah sesuai dengan nomenklatur.
  16. Angka 15 ditempelkan Pasfoto peserta didik yang terbaru ukuran 3 cm x 4 cm hitam putih atau berwarna, dibubuhi cap tiga jari tengah tangan kiri pemilik Ijazah serta stempel menyentuh pasfoto.
  17. Nomor Ijazah adalah sistem pengkodean pemilik Ijazah yang mencakup kode penerbitan, kode jenis satuan pendidikan, kode kurikulum yang digunakan, dan nomor seri dari setiap pemilik Ijazah. Keterangan
    sistem pengkodean untuk Ijazah Satuan Pendidikan sebagai berikut:

    • a) kode penerbitan
    • 1) Dalam Negeri (DN)
    • 2) Luar Negeri (LN)
    • 3) Kode DN untuk ijazah yang diterbitkan oleh sekolah di dalam negeri, diikuti dengan nomor urut kode provinsi, kecuali SDLB, SMPLB, SMALB, dan SMK. Nomor urut kode provinsi adalah sebagai berikut:
    • DN-01 = Provinsi DKI Jakarta
    • DN-02 = Provinsi Jawa Barat
    • DN-03 = Provinsi Jawa Tengah
    • DN-04 = Provinsi DI Yogyakarta
    • DN-05 = Provinsi Jawa Timur
    • DN-06 = Provinsi Aceh
    • DN-07 = Provinsi Sumatera Utara
    • DN-08 = Provinsi Sumatera Barat
    • DN-09 = Provinsi Riau
    • DN-10 = Provinsi Jambi
    • DN-11 = Provinsi Sumatera Selatan
    • DN-12 = Provinsi Lampung
    • DN-13 = Provinsi Kalimantan Barat
    • DN-14 = Provinsi Kalimantan Tengah
    • DN-15 = Provinsi Kalimantan Selatan
    • DN-16 = Provinsi Kalimantan Timur
    • DN-17 = Provinsi Sulawesi Utara
    • DN-18 = Provinsi Sulawesi Tengah
    • DN-19 = Provinsi Sulawesi Selatan
    • DN-20 = Provinsi Sulawesi Tenggara
    • DN-21 = Provinsi Maluku
    • DN-22 = Provinsi Bali
    • DN-23 = Provinsi Nusa Tenggara Barat
    • DN-24 = Provinsi Nusa Tenggara Timur
    • DN-25 = Provinsi Papua
    • DN-26 = Provinsi Bengkulu
    • DN-27 = Provinsi Maluku Utara
    • DN-28 = Provinsi Bangka Belitung
    • DN-29 = Provinsi Gorontalo
    • DN-30 = Provinsi Banten
    • DN-31 = Provinsi Kepulauan Riau
    • DN-32 = Provinsi Sulawesi Barat
    • DN-33 = Provinsi Papua Barat
    • DN-34 = Provinsi Kalimantan Utara
    • Kode LN untuk Ijazah yang diterbitkan oleh SILN
    • 2) Jenis Satuan Pendidikan meliputi:
      • SD = Pendidikan Dasar
      • SDLB = SDLB
      • SMP = SMP
      • SMPLB =SMPLB
      • SMA = SMA
      • SMALB = SMALB
    • c) Kode Kurikulum, meliputi:
      • 06 untuk SD, SMP, dan SMA kurikulum 2006
      • 13 untuk SD, SMP, dan SMA kurikulum 2013
      • SPK = Satuan Pendidikan Kerjasama
    • Nomor seri pemilik Ijazah terdiri atas tujuh digit angka mulai dari 0000001 sampai dengan 9999999 untuk setiap provinsi.

3. Petunjuk Khusus Pengisian Halaman Belakang

petunjuk pengisian blangko ijazah 2020 hal belakang

Keterangan angka dalam petunjuk halaman belakang

  1. Pengisian halaman belakang
    • a. Angka 1 diisi dengan nama pemilih Ijazah menggunakan huruf (KAPITAL). Nama harus sama dengan yang tercantum pada Akte Kelahiran/Dokumen Kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau Ijazah yang diperoleh dari satuan satuan pendidikan jenjang dibawahnya.
    • b. Angka 1a pada Ijazah SMA SPK diisi nama program/peminatan sesuai kurikulum yang berlaku
    • c. Angka 2 diisi dengan tempat dan tanggal lahir pemilih Ijazah. Tempat dan tanggal lahir harus sama dengan yang tercantum pada Akte Kelahiran/Dokumen Kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan jenjang dibawahnya.
    • d. Angka 3 diisi dengan nomor induk siswa pemilik Ijazah pada sekolah yang bersangkutan seperti tercantum pada buku induk.
    • e. Angka 4 diisi dengan nomor induk siswa nasional pemilik ijazah. Nomor induk siswa nasional terdiri atas 10 digit yaitu tiga digit pertama tentang tahun lahir pemilik Ijazah dan tujuh digit terakhir tentang nomor pemiliki Ijazah yang diacak oleh sistem di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
    • f. Angka 5 khusus untuk Ijazah Pendidikan Luar Biasa diisi dengan jenis kekhususan peserta didik, yang terdiri dari hambatan penglihatan, hambatan pendengaran, hambatan berpikir, hambatan fisik, autis, dan disabilitas majemuk.
    • g. Angka 6 Khusus SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB diisi dengan Nilai Ujian Sekolah yang diperoleh dari :
    • No.

      Jenjang

      Kurikulum

      Nilai Ujian Sekolah

      1

      SD dan SDLB

      K-2006 dan K- 2013

      Rata-rata nilai lima semester terakhir (Kelas 4, 5, dan kelas 6 semester gasal); dan sebagai tambahan nilai kelulusan, dapat ditambahkan nilai semester genap kelas 6 dan hasil ujian sekolah yang dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor serta prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya

      2

      SMP dan SMPLB

      K-2006 dan K-2013

      Nilai rata-rata nilai lima semester terakhir (kelas 7, kelas 8, dan kelas 9 semester gasal); dan sebagai tambahan nilai kelulusan, dapat ditambahkan nilai semester genap kelas 9 dan hasil ujian sekolah yang dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor serta prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya

      3

      SMA dan SMALB

      K-2006 dan K-2013

      Nilai rata-rata nilai lima semester terakhir (kelas 10, kelas 11, dan kelas 12 semester gasal); dan sebagai tambahan nilai kelulusan, dapat ditambahkan nilai semester genap kelas 12 dan hasil ujian sekolah yang dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor serta prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya

    • g. Nilai Ujian Sekolah yang dimaksud pada Angka 6 ditulis dengan menggunakan bilangan bulat dalam rentang 0-100 (tanpa desimal). sedangkan Rata-rata Nilai Ujian Sekolah yang dimaksud pada angka 7 ditulis dengan bilangan desimal (sampai dengan dua angka di belakang koma).
    • Nilai Sebelum Pembulatan

      Nilai Setelah Pembulatan

      83,4

      83

      83,5

      84

      83,6

      84

    • Angka 7 pada Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB diisi dengan rata-rata nilai dari kolom di atasnya dengan pembulatan 2 (dua) angka desimal.
    • Angka 8 diisi dengan nama Kabupaten/Kota tempat penerbitan
    • Angka 9 untuk semua jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK diisi dengan tanggal penerbiatan ijazah dengan tulisan angka (2 digit) dan bulan ditulis dengan menggunakan huruf (tidak boleh disingkat).
    • Angka 10 diisi dengan nama Kepala Sekolah dan NIP dari sekolah  bersangkutan yang menerbitkan Ijazah dan dibubuhkan tanda tangan kepala sekolah bersangkutan. Bagi yang berstatus non pegawai negeri sipil diisi strip (-).
    • Angka 11 dibubuhkan stempel sekolah dari sekolah bersangkutan yang menerbitkan Ijazah sesuai nomenklatur.
  2. Blangko Ijazah Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK).
    • Halaman belakang blangko ijazah SPK hanya berisi identitas peserta didik. Pengisian daftar mata pelajaran yang ditempuh beserta nilai yang diperoleh peserta didik berdasarkan kurikulum dan/atau struktur program yang berlaku, dilakukan oleh pihak sekolah.

B. Tata Cara Pengisian Blangko Ijazah SMK

  1. Petunjuk Umum Pengisian Blangko Ijazah
    • a. Ijazah untuk SMK diterbitkan oleh Satuan Pendidikan yang bersangkutan
    • b. terdapat empat jenis Ijazah, yaitu Ijazah untuk sekolah yang menggunakan kurikulum 2006 Program 4 Tahun, kurikulum 2013 Program 3 Tahun, kurikulum 2013 Program 4 tahun. Perbedaan tersebut terletak pada kode blangko yang terletak di halaman muka.
    • Contoh Kode Blangko Ijazah SMK

Kode

Keterangan

M-SMK/06-3/0000001

Kurikulum 2006 Program 3 Tahun

M-SMK/06-4/0000001

Kurikulum 2006 Program 4 Tahun

M-SMK/13-3/0000001

Kurikulum 2013 Program 3 Tahun

M-SMK/13-4/0000001

Kurikulum 2013 Program 4 Tahun

    • c. Ijazah terdiri dari 2 muka dicetak bolak-balik, dimana identitas dan redaksi di halaman muka, hasil ujian/daftar nilai ujian di halaman belakang.
    • d. Nilai SMK, diisi oleh panitia penulisan ijazah yang dibentuk dan ditetapkan oleh Kepala Sekolah
    • e. Pengisian Ijazah menggunakan tulisan tangan dengan tulisan huruf yang benar, jelas, rapi, bersih, dan mudah dibaca, menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur dan tidak mudah dihapus. Dalam kondisi tertentu dapat diisi dengan sistem komputer (dicetak).
    • f. Jika terjadi kesalahan dalam pengisian, ijazah tidak boleh dicoret, ditimpa, atau dihapus, melainkan harus diganti dengan blangko yang baru. Untuk itu, perlu kehati-hatian dalam penulisan.
    • g. Ijazah yang mengalami kesalahan pengisian disilang dengan tinta warna hitam pada kedua sudut yang berlawanan pada halaman muka dan belakang :
      • 1) setelah seluruh pengisian ijazah selesai, ijazah yang salah tersebut dimusnahkan dengan disertai berita acara pemusnahan;
      • 2) proses pemusnahan Blangko Ijazah dilakukan oleh satuan pendidikan, yang disaksikan oleh kepala sekolah dan pihak kepolisian; dan
      • 3) berita acara pemusnahan Blangko Ijazah sebagaimana dimaksud dengan angka 1) dan angka 2) di atas, ditandatangani oleh kepala sekolah dan pihak kepolisian.
    • h. Sisa Blangko Ijazah yang terdapat di sekolah, diserahkan kembali ke dinas pendidikan provinsi melalui cabang dinas pendidikan provinsi sesuai dengan kewenangannya yang ditetapkan oleh dinas pendidikan provinsi dengan disertai berita acara yang ditandatangani oleh kepala sekolah dan dinas pndidikan provinsi atau kepala cabang dinas pendidikan provinsi.
    • i. Sisa Blangko Ijazah SMK yang terdapat di dinas pendidikan provinsi dapat dimusnahkan setelah 3 (tiga) bulan terhitung sejak jadwal pengisian Ijazah dengan mekanisme:
      • 1) seluruh sisa Blangko Ijazah tersebut dimusnahkan dengan disertai berita acara pemusnahan;
      • 2) proses pemusnahan Blangko Ijazah dilakukan oleh dinas pendidikan privinsi, yang disaksikan oleh pejabat dinas pendidikan provinsi dan pihak kepolisian; dan
      • 3) berita acara pemusnahan Blangko Ijazah sebagaimana angka 1) dan angka 2) di atas, ditandatangani oleh pejabat dinas pendidikan provinsi dan pihak kepolisian
    • j. Dalam hal ditemukan kesalahan penulisan dalam ijazah setelah sissa Blangko Ijazah dimusnahkan, maka dapat dibuat ralat dengan diterbitkannya surat keterangan oleh kepala satuan pendidikan yang bersangkutan.
    • k. Satuan pendidikan, dinas pendidikan kabupaten/kota, maupun dinas pendidikan provinsi tidak diperkenankan untuk menahan atau tidak memberikan ijazah kepada pemilik Ijazah yang sah dengan alasan apapun.
    • l. Bagi siswa pemilik Ijazah SMK yang sudah pindah domisili, Ijazah dapat diambil ke Satuan Pendidikan yang menerbitkan.
    • m. Setiap pemanfaatan, pemusnahan, dan pengembalian lembar Blangko Ijazah wajib dicatat atau ditatausahakan secara manual maupun terkomputerisasi.
    • n. Penata usahaan Blangko Ijazah akan diatur dalam panduan tersendiri.
  • 2. Petunjuk Khusus Pengisian Halaman Depan Ijazah SMK
    • Informasi mengenai hal ini dapat Anda unduh langsung Juknis penulisan ijazah yang telah kami sediakan di bawah.
  • 3. Petunjuk Khusus Pengisian Halaman Belakang Ijazah SMK
    • Informasi mengenai hal ini, tidak kami tulis secara lengkap di sini. Mohon download juknis ijazah yang telah kami sediakan di bagian bawah ini.

C. Tata Cara Pengisian Blangko Ijazah Pendidikan Kesetaraan

  1. Petunjuk umum pengisian blangko ijazah pendidikan kesetaraan
  2. Petunjuk khusus pengisian halaman depan blangko ijazah pendidikan kesetaraan
  3. Petunjuk khusus pengisian halaman belakang blangko ijazah pendidikan kesetaraan

Penjelasan lebih detail tentang petunjuk di atas bisa langsung dipelajari melalui link download yang kami sediakan di bawah ini.

D. Link Download Juknis Penulisan Ijazah 2020

Juknis penulisan ijazah secara lengkap langsung dari sumbernya dapat Anda download melalui tombol di bawah ini:

Download Juknis Penulisan Ijazah 2020

 

E. Link Download Aplikasi Penulisan Ijazah dan SKHUS/M 2020

Apakah Anda sedang mencari aplikasi penulisan ijazah yang dapat memudahkan pekerjaan Anda dalam menulis blangko ijazah?

Jika “ya”, maka kami telah membuatkan sebuah aplikasi penulisan ijazah yang telah kami sesuaikan dengan Juknis di atas.

Dan tidak hanya ijazah, aplikasi ini sekaligus sudah kami bundling menjadi satu dengan aplikasi pembuatan SKHU dan pengumuman kelulusan untuk peserta didik.

Anda bisa mendownload aplikasi buatan kami untuk mempermudah dalam penulisan ijazah dan mencetak SKHU melalui link berikut:

Pesan Via WhatsApp

 

Demikianlah penjelasan tentang Juknis Penulisan Ijazah 2020 yang dapat kami sampaikan. Jika Anda merasa tulisan ini bermanfaat, silakan share tulisan ini kepada rekan, saudara, atau tetangga Anda melalui tombol share di bawah tulisan ini.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

Salam hangat,

Wiji Hatmoko

Admin CiptaCendekia.com

5 Mei 2020

4 Tanggapan pada "Juknis Penulisan Ijazah 2020 SD, SMP, SMA"

  1. Dalam hal penulisan tanggal lahir siswa, kalau pada ijazah SD dan akta kelahiran tertulis Nopember (tidak sesuai ejaan baku Bhs Indonesia), bolehkan pada ijazah SMP kita tuliskan November (sesuai ejaan baku bahasa Indonesia)?

    • Untuk hal ini silakan dikonsultasikan dengan pengawas sekolah atau langsung pada Dinas Pendidikan Kabupaten setempat. Meskipun, di dalam aturan tersebut tempat dan tanggal lahir harus sama dengan yang tercantum pada Akte Kelahiran/Dokumen Kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan jenjang dibawahnya.

  2. Pak, nilai yg ditulis dalam ijazah apakah hnya nilai ujian sekolah dan raport? Nilai USBN tdk ditulis dlm ijazah y?

Berikan Komentar Anda