Juknis Penulisan Ijazah 2021 SD, SMP, SMA (Terbaru)

Juknis penulisan ijazah ini akhirnya kami update kembali setelah kami mendapatkan file Peraturan Sekjen Kemendikbud No 23 Tahun 2020 tentang Spesifikasi Teknis, Bentuk, dan Tata Cara Pengisian Blangko Ijazah Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Tahun Pelajaran 2020/2021.

Akhirnya, setelah dihapuskannya ujian nasional bagi jenjang SD, SMP dan SMA oleh Kemendikbud, ternyata juknis ini tidak mengalami perubahan yang signifikan dibandingkan dengan juknis tahun 2020 yang lalu.

Selanjutnya, seperti apa contoh lengkap blangko ijazah serta adakah aplikasi penulisan ijazah yang mampu memudahkan pekerjaan guru dalam pengerjaan penulisan ijazah ini nanti akan kita bahas secara lengkap di sini. Tetap baca terus sampai tuntas ya..

Daftar Isi Bacaan

Sebelum kita bahas lebih lanjut, di sini saya akan bahas beberapa poin terpenting dulu pada Anda mengenai juknis ijazah tahun 2021.

Perlu Anda ketahui bahwa juknis ini merupakan lampiran II dari Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan No. 23 Tahun 2020 tentang Spesifikasi Teknis, Bentuk, dan Tata Cara Pengisian Blangko Ijazah Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Tahun Pelajaran 2020/2021.

Dalam Juknis Penulisan Ijazah 2021, tanggal kelulusan SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMK, SMALB, Program Paket A, Program Paket B, Program Paket C, atau sederajat ditetapkan secara nasional sebagai berikut:

  • Kelulusan SD, SDLB, Program Paket A atau sederajat ditetapkan tanggal 15 Juni 2021.
  • Kelulusan SMP, SMPLB, Program Paket B atas sederajat ditetapkan tanggal 5 Juni 2021.
  • Kelulusan SMA, SMALB, Program Paket C atau sederajat ditetapkan tanggal 3 Mei 2021.
  • Kelulusan SMK atau sederajat ditetapkan tanggal 3 Juni 2021.

Ketentuan tanggal kelulusan sebagaimana tersebut juga berlaku untuk SILN dan SPK. Kelulusan dituangkan melalui surat keterangan lulus dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah atau pejabat lain yang ditunjuk oleh pejabat yang berwenang.

Surat Keterangan Lulus tersebut sekurang-kurangnya mencantumkan rata-rata nilai ujian sekolah/rata-rata nilai ujian pendidikan kesetaraan.

Sedangkan mengenai tanggal penerbitan ijazah paling cepat satu hari setelah tanggal pengumuman kelulusan dan paling lambat 31 Juli 2021.

Untuk tanggal penerbitan ijazah, Kepala Dinas sesuai kewenangannya dapat menerbitkan Surat Edaran terkait penetapan tanggal penerbitan ijazah.

Dalam hal tidak terdapat Kepala Sekolah yang definitif atau karena satu dan lain hal Kepala Sekolah tidak dapat menandatangani Ijazah, Kepala Dinas Pendidikan atau pejabat berwenang menunjuk atau mengangkat Pelaksana Tugas untuk menandatangani Ijazah.

Selain itu, Satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan tidak diperkenankan untuk menahan atau tidak memberikan Ijazah kepada pemilik Ijazah yang sah dengan alasan apapun. 

A. Tata Cara Pengisian Blangko Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB

1. Petunjuk Umum Pengisian Blangko Ijazah

    1. Ijazah untuk SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, SMK, SPK diterbitkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan.
    2. Terdapat tiga jenis Ijazah yaitu; Ijazah untuk sekolah yang menggunakan Kurikulum 2006, Ijazah untuk sekolah yang menggunakan Kurikulum 2013, dan Ijazah untuk satuan pendidikan kerjasama (SPK).  Contoh Kode Blangko

      Kode

      Keterangan

      DN-01 /D-SD/06/0000001

      Kurikulum 2006 SD

      DN-01 /D-SD/13/0000001

      Kurikulum 2013 SD

      LN/D-SD/06/0000001

      Kurikulum 2006 SD SILN

      LN/D-SD/13/0000001

      Kurikulum 2013 SD SILN

      D-SDLB/0000001

      SDLB

      DN/D-SD/0000001

      SD pada SPK

      DN-01/D-SMP/K06/0000001

      Kurikulum 2006 SMP

  1. Ijazah terdiri dari 2 muka dicetak bolak-balik, dimana identitas dan redaksi di halaman muka, hasil ujian/daftar nilai ujian di halaman belakang.
  2. Ijazah Satuan Pendidikan diisi oleh panitia penulisan Ijazah yang dibentuk dan ditetapkan oleh Kepala Sekolah.
  3. Pengisian Ijazah menggunakan tulisan tangan dengan tulisan huruf yang benar, jelas, rapi, bersih, dan mudah dibaca menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur dan tidak mudah dihapus.
  4. Jika terjadi kesalahan dalam pengisian, Ijazah tidak boleh dicoret, ditimpa, atau dihapus (tipe-ex), melainkan harus diganti dengan blangko yang baru. Untuk itu perlu kehati-hatian dalam penulisan.
  5. Ijazah yang mengalami kesalahan pengisian disilang dengan tinta warna hitam pada kedua sudut yang berlawanan pada halaman muka dan belakang.

  6.  

    Ijazah yang salah dikembalikan ke Dinas Pendidikan untuk dimusnahkah dengan prosedur sebagai berikut:
  7. 1) Blangko ijazah yang mengalami kesalahan pengisian dikembalikan ke Dinas Pendidikan untuk diganti dengan blangko ijazah yang baru dan dilengkapi dengan Berita Acara Serah Terima blangko ijazah yang salah dan penggantinya, yang ditandatangani oleh kepala sekolah dan diketahui oleh pejabat UPT/Cabang Dinas/Dinas Pendidikan.
  8. 2) Bagi satuan pendidikan yang berada di daerah khusus karena kondisi geografi, blangko ijazah cadangan dapat diberikan secara bersamaan dengan kebutuhan blangko ijazah yang seharusnya kepada satuan pendidikan tersebut. Sisa blangko ijazah yang salah dan blangko ijazah yang tidak terpakai dikembalikan ke dinas pendidikan dengan disertai Berita Acara Serah Terima pengembalian blangko ijazah, yang ditandatangani oleh kepala sekolah dan diketahui oleh pejabat UPT/Cabang Dinas/Dinas Pendidikan.
  9. Proses pemusnahan blangko ijazah dilakukan oleh dinas pendidikan yang disaksikan oleh kepala dinas pendidikan dan pihak kepolisian dilengkapi dengan Berita Acara Pemusnahan yang ditandatangani oleh kepala dinas pendidikan dan pihak kepolisian.
  10. Sisa blangko Ijazah SMA. SDLB, SMPLB, dan SMALB yang terdapat di sekolah diserahkan kembali ke Dinas Pendidikan Provinsi atau melalui Cabang Dinas Pendidikan Provinsi seseuai dengan kewenangannya yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi, dengan disertai berita acara yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah dan diketahui oleh pejabat UPT/Cabang Dinas/Dinas Pendidikan.
  11. Sisa blangko Ijazah SD dan SMP yang terdapat di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dapat dimusnahkan setelah 6 (enam) bulan terhitung sejak jadwal pengisian Ijazah dengan dengan mekanisme:
    • 1). Seluruh sisa Blangko Ijazah tersebut dimusnahkan dengan disertai berita acara pemusnahan;
    • 2). Proses pemusnahan Blangko Ijazah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, yang disaksikan oleh Pejabat Dinas Pendidian Kabupaten/Kota dan pihak kepolisian; dan
    • 3). Berita Acara Pemusnahan Blangko Ijazah sebagaimana dimaksud angka 1) dan angka 2) di atas ditandatangani oleh Pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Pihak Kepolisian.
  12. Sisa blangko Ijazah SMA, SDLB, SMPLB, SMALB dan SPK yang terdapat di Dinas Pendidikan Provinsi dapat dimusnahkan setelah 6 (enam) bulan terhitung sejak jadwal pengisian Ijazah dengan mekanisme:
    • 1). Seluruh sisa Blangko Ijazah tersebut dimusnahkan dengan disertai berita acara pemusnahan;
    • 2). Proses pemusnahan Blangko Ijazah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi yang disaksikan oleh Pejabat Dinas Pendidikan Provinsi dan pihak kepolisian; dan
    • 3). Berita Acara Pemusnahan Blangko Ijazah sebagaimana dimaksud angka 1) dan angka 2) di atas, ditandatangani oleh Pejabat Dinas Pendidikan Provinsi dan pihak kepolisian.
  13. Dalam hal terdapat kesalahan penulisan dalam ijazah setelah sisa blangko ijazah dimusnahkan, maka dapat melakukan perbaikan dengan menerbitkan surat keterangan oleh Kepala Satuan Pendidikan yang bersangkutan.
  14. Satuan Pendidikan, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota maupun Dinas Pendidikan Provinsi tidak diperkenankan untuk menahan atau tidak memberikan ijazah kepada pemilik Ijazah yang sah dengan alasan apapun. 
  15. Siswa pemilik Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB yang sudah pindah domisili, Ijazah dapat diambil ke Satuan Pendidikan yang menerbitkan.

2. Petunjuk Khusus Pengisian Halaman Depan

juknis penulisan blangko ijazah 2021

Keterangan petunjuk khusus pengisian halaman depan Blangko Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB

  1. Angka 1 diisi dengan nama sekolah bersangkutan yang menerbitkan Ijazah sesuai dengan nomenklatur.
  2. Angka 1a pada Ijazah SPK diisi nama program/peminatan sesuai dengan kurikulum yang berlaku
  3. Angka 2 diisi dengan Nomor Pokok Sekolah Nasional yang menerbitkan Ijazah.
  4. Angka 3 diisi dengan nama nomenklatur kabupaten/kota*) (tanpa mencoret) merujuk kepada Peraturan Kementerian Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 Tentang Kode Dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan.
    • Contoh : kabupaten/kota Bandung
  5. Angka 4 diisi dengan nama provinsi.
  6. Angka 5 diisi dengan nama siswa pemilik Ijazah menggunakan huruf KAPITAL seluruhnya.. Nama harus sama dengan yang tercantum pada Akte Kelahiran/Dokumen Kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan jenjang dibawahnya.
    • Contoh: BUDI DARMONO
  7. Angka 6 diisi dengan tempat dan tanggal lahir siswa pemilik Ijazah. Tempat dan tanggal lahir harus sama dengan yang tercantum pada Akte Kelahiran/Dokumen Kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan jenjang dibawahnya.
    • Contoh : Jepara, 27 Januari 2005
  8. Angka 7 diisi dengan nama orang tua/wali siswa pemilik Ijazah.
  9. Angka 8 diisi dengan nomor induk siswa pemilik Ijazah pada sekolah yang bersangkutan seperti tercantum pada buku induk.
  10. Angka 9 diisi dengan nomor induk siswa nasional yang aktif. Nomor Induk Siswa Nasional adalah nomor pengenal identitas siswa yang bersifat unik, standar, dan dibuat oleh sistem Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  11. Angka 10 khusus untuk Ijazah pendidikan luar biasa diisi dengan jenis kekhususan peserta didik, yang terdiri dari hambatan penglihatan, hambatan pendengaran, hambatan berpikir, hambatan fisik, autis, dan disabilitas majemuk.
  12. Angka 11 diisi dengan nama kabupaten/kota tempat penerbitan secara lengkap.
    • Contoh  : Kota Malang atau Kab. Malang
  13. Angka 12 diisi dengan tanggal penerbiatan ijazah oleh satuan pendidikan.
    • Contoh : 16 Juni 2021
  14. Angka 13 diisi dengan nama Kepala Sekolah dari sekolah bersangkutan yang menerbitkan Ijazah dan dibubuhkan tanda tangan. Bagi Kepala Sekolah pegawai negeri sipil diisi dengan menyertai Nomor Induk Pegawai (NIP), sedangkan Kepala Sekolah yang bukan berstatus PNS  diisi satu buah strip (-).
    Pengisian juga memerhatikan ketentuan bahwa penandatanganan ijazah tidak perlu mencatumkan tulisan “Plt” atau “Pelaksana Tugas” pada kolom nama atau jabatan.
  15. Angka 14 dibubuhkan stempel sekolah dari sekolah bersangutan yang menerbitkan Ijazah sesuai dengan nomenklatur.
  16. Angka 15 ditempelkan Pasfoto peserta didik yang terbaru ukuran 3 cm x 4 cm hitam putih atau berwarna, dibubuhi cap jari pemilik Ijazah serta stempel menyentuh pas foto.
  17. Nomor Ijazah jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK adalah sistem pengkodean pemilik Ijazah yang mencakup kode penerbitan, kode provinsi, kode jenjang pendidikan, kode jenis Satuan Pendidikan, kode kurikulum yang digunakan, dan nomor seri dari setiap pemilik Ijazah.
  18.  Nomor ijazah jenjang SD, SMP, dan SMA pada SPK adalah sistem pengkodean pemilik ijazah yang mencakup kode penerbitan, kode jenjang pendidikan, kode jenis Satuan Pendidikan, kode SPK, dan nomor seri dari setiap pemilik ijazah.
  19. Nomor ijazah jenjang SDLB, SMPLB, SMALB adalah sistem pengkodean pemilik ijazah yang mencakup kode jenjang pendidikan, kode jenis Satuan Pendidikan, dan nomor seri dari setiap pemilik ijazah.
  20. Nomor ijazah jenjang Paket A, Paket B, Paket C adalah sistem pengkodean pemilik ijazah yang mencakup kode penerbitan, kode jenjang pendidikan, dan nomor seri dari setiap pemilik ijazah.
  21. Keterangan sistem pengkodean untuk Ijazah Satuan Pendidikan sebagai berikut:
    • a) kode penerbitan
    • 1) Dalam Negeri (DN)
    • 2) Luar Negeri (LN)
    • 3) Kode DN untuk ijazah yang diterbitkan oleh sekolah di dalam negeri, diikuti dengan nomor urut kode provinsi, kecuali SDLB, SMPLB, SMALB, dan SMK. Nomor urut kode provinsi adalah sebagai berikut:
    • DN-01 = Provinsi DKI Jakarta
    • DN-02 = Provinsi Jawa Barat
    • DN-03 = Provinsi Jawa Tengah
    • DN-04 = Provinsi DI Yogyakarta
    • DN-05 = Provinsi Jawa Timur
    • DN-06 = Provinsi Aceh
    • DN-07 = Provinsi Sumatera Utara
    • DN-08 = Provinsi Sumatera Barat
    • DN-09 = Provinsi Riau
    • DN-10 = Provinsi Jambi
    • DN-11 = Provinsi Sumatera Selatan
    • DN-12 = Provinsi Lampung
    • DN-13 = Provinsi Kalimantan Barat
    • DN-14 = Provinsi Kalimantan Tengah
    • DN-15 = Provinsi Kalimantan Selatan
    • DN-16 = Provinsi Kalimantan Timur
    • DN-17 = Provinsi Sulawesi Utara
    • DN-18 = Provinsi Sulawesi Tengah
    • DN-19 = Provinsi Sulawesi Selatan
    • DN-20 = Provinsi Sulawesi Tenggara
    • DN-21 = Provinsi Maluku
    • DN-22 = Provinsi Bali
    • DN-23 = Provinsi Nusa Tenggara Barat
    • DN-24 = Provinsi Nusa Tenggara Timur
    • DN-25 = Provinsi Papua
    • DN-26 = Provinsi Bengkulu
    • DN-27 = Provinsi Maluku Utara
    • DN-28 = Provinsi Bangka Belitung
    • DN-29 = Provinsi Gorontalo
    • DN-30 = Provinsi Banten
    • DN-31 = Provinsi Kepulauan Riau
    • DN-32 = Provinsi Sulawesi Barat
    • DN-33 = Provinsi Papua Barat
    • DN-34 = Provinsi Kalimantan Utara
    • Kode LN untuk Ijazah yang diterbitkan oleh SILN
    • 2) Jenis Satuan Pendidikan meliputi:
      • SD = Pendidikan Dasar
      • SDLB = SDLB
      • SMP = SMP
      • SMPLB =SMPLB
      • SMA = SMA
      • SMALB = SMALB
    • c) Kode Kurikulum, meliputi:
      • 06 untuk SD, SMP, dan SMA kurikulum 2006
      • 13 untuk SD, SMP, dan SMA kurikulum 2013
      • SPK = Satuan Pendidikan Kerjasama
    • Nomor seri pemilik Ijazah terdiri atas tujuh digit angka mulai dari 0000001 sampai dengan 9999999 untuk setiap provinsi.

3. Petunjuk Khusus Pengisian Halaman Belakang

blangko ijazah sd 2021

Keterangan angka dalam petunjuk halaman belakang

  1. Blangko Ijazah Satuan Pendidikan
    • 1). Angka 1 diisi dengan nama pemilih Ijazah menggunakan huruf KAPITAL seluruhnya. Nama harus sama dengan yang tercantum pada Akte Kelahiran/Dokumen Kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau Ijazah yang diperoleh dari satuan satuan pendidikan jenjang dibawahnya.
    • 2). Angka 1a pada Ijazah SPK jenjang SMA diisi nama program/peminatan sesuai kurikulum yang berlaku
    • 3). Angka 2 diisi dengan tempat dan tanggal lahir pemilih Ijazah. Tempat dan tanggal lahir harus sama dengan yang tercantum pada Akte Kelahiran/Dokumen Kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan jenjang dibawahnya.
    • 4). Angka 3 diisi dengan nomor induk siswa pemilik Ijazah pada sekolah yang bersangkutan seperti tercantum pada buku induk.
    • 5). Angka 4 diisi dengan nomor induk siswa nasional pemilik ijazah. Nomor induk siswa nasional terdiri atas 10 digit yaitu tiga digit pertama tentang tahun lahir pemilik Ijazah dan tujuh digit terakhir tentang nomor pemiliki Ijazah yang diacak oleh sistem di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
    • 6). Angka 5 khusus untuk Ijazah Pendidikan Luar Biasa diisi dengan jenis kekhususan peserta didik, yang terdiri dari hambatan penglihatan, hambatan pendengaran, hambatan berpikir, hambatan fisik, autis, dan disabilitas majemuk.
    • 7). Angka 6 Khusus SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB diisi dengan Nilai Ujian Sekolah yang diperoleh dari sesuai Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Keseteraan serta Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).
    • 8). Nilai Ujian Sekolah yang dimaksud pada Angka 6 ditulis dengan menggunakan bilangan bulat dalam rentang 0-100 (tanpa desimal). 
    • Contoh: Pembulatan Mata Pelajaran
    • Nilai Sebelum Pembulatan

      Nilai Setelah Pembulatan

      83,47

      83

      83,53

      84

      85,17

      85

    • 9). Angka 7 pada Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB diisi dengan rata-rata nilai dari kolom di atasnya dengan pembulatan 2 (dua) angka desimal.
    • 10). Angka 8 diisi dengan nama nomenklatur Kabupaten/Kota tempat penerbitan secara lengkap. Contoh : Kota Malang atau Kab. Malang
    • 11). Angka 9 untuk semua jenjang SD, SMP, SMA diisi dengan tanggal penerbitan ijazah dengan tulisan angka dan bulan ditulis dengan menggunakan huruf kapital di depan (tidak boleh disingkat).
    • 12) Angka 10 diisi dengan nama Kepala Sekolah dan NIP dari sekolah  bersangkutan yang menerbitkan Ijazah dan dibubuhkan tanda tangan kepala sekolah bersangkutan. Bagi yang berstatus non pegawai negeri sipil diisi strip (-).
    • 13) Angka 11 dibubuhkan stempel sekolah dari sekolah bersangkutan yang menerbitkan Ijazah sesuai nomenklatur.
  2. Blangko Ijazah Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK).
    • Halaman belakang blangko ijazah SPK hanya berisi identitas peserta didik. Pengisian daftar mata pelajaran yang ditempuh beserta nilai yang diperoleh peserta didik berdasarkan kurikulum dan/atau struktur program yang berlaku, dilakukan oleh pihak sekolah.

B. Tata Cara Pengisian Blangko Ijazah SMK

  1. Petunjuk Umum Pengisian Blangko Ijazah
    • a. Ijazah untuk SMK diterbitkan oleh Satuan Pendidikan yang bersangkutan
    • b. terdapat empat jenis Ijazah, yaitu Ijazah untuk sekolah yang menggunakan kurikulum 2006 Program 4 Tahun, kurikulum 2013 Program 3 Tahun, kurikulum 2013 Program 4 tahun. Perbedaan tersebut terletak pada kode blangko yang terletak di halaman muka.
    • Contoh Kode Blangko Ijazah SMK

Kode

Keterangan

M-SMK/06-3/0000001

Kurikulum 2006 Program 3 Tahun

M-SMK/06-4/0000001

Kurikulum 2006 Program 4 Tahun

M-SMK/13-3/0000001

Kurikulum 2013 Program 3 Tahun

M-SMK/13-4/0000001

Kurikulum 2013 Program 4 Tahun

    • c. Ijazah terdiri dari 2 muka dicetak bolak-balik, dimana identitas dan redaksi di halaman muka dicetak langsung, hasil ujian/daftar nilai ujian di halaman belakang diatur lebih lanjut dalam pedoman pengisian halaman belakang yang diterbitkan oleh Direktorat SMK Direktorat Jederal Vokasi
    • d. Ijazah SMK diisi oleh panitia penulisan ijazah yang dibentuk dan ditetapkan oleh Kepala Sekolah
    • e. Pengisian Ijazah menggunakan tulisan tangan dengan tulisan huruf yang benar, jelas, rapi, bersih, dan mudah dibaca, menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur dan tidak mudah dihapus. Dalam kondisi tertentu dapat diisi dengan sistem komputer (dicetak).
    • f. Jika terjadi kesalahan dalam pengisian, ijazah tidak boleh dicoret, ditimpa, atau dihapus, melainkan harus diganti dengan blangko yang baru. Untuk itu, perlu kehati-hatian dalam penulisan.
    • g. Ijazah yang mengalami kesalahan pengisian disilang dengan tinta warna hitam pada kedua sudut yang berlawanan pada halaman muka dan belakang :
    • h. Ijazah yang salah dikembalikan ke Dinas Pendidikan untuk dimusnahkan dengan prosedur sebagai berikut:
      • 1) Blangko ijazah yang mengalami kesalahan pengisian dikembalikan ke Dinas Pendidikan untuk diganti dengan blangko ijazah yang baru dan dilengkapi dengan Berita Acara Serah Terima blangko ijazah yang salah dan penggantinya, yang ditandatangani oleh kepala sekolah dan diketahui oleh pejabat UPT/Cabang Dinas/Dinas Pendidikan.
      • 2) Bagi satuan pendidikan yang berada di daerah khusus karena
        kondisi geografis, blangko ijazah cadangan dapat diberikan secara bersamaan dengan kebutuhan blangko ijazah yang seharusnya kepada satuan pendidikan tersebut. Sisa blangko ijazah yang salah dan blangko ijazah yang tidak terpakai dikembalikan ke dinas pendidikan dengan disertai berita acara serah terima pengembalian blangko ijazah, yang ditandatangani oleh kepala sekolah dan diketahui oleh pejabat UPT/Cabang Dinas/Dinas Pendidikan
    • i. Proses pemusnahan Blangko Ijazah dilakukan oleh dinas pendidikan, yang disaksikan oleh kepala dinas pendidikan dan pihak kepolisian dilengkapi dengan Berita Acara Pemusnahan yang ditandatangani oleh kepala dinas pendidikan dan pihak kepolisian.
    • j. Dalam hal ditemukan kesalahan penulisan dalam ijazah setelah sisa Blangko ijazah dimusnahkan, maka dapat dibuat ralat dengan diterbitkannya surat keterangan oleh kepala satuan pendidikan yang bersangkutan.
    • k. Bagi siswa pemilik ijazah SMK yang sudah pindah domisili, ijazah
      dapat diambil ke Satuan Pendidikan yang menerbitkan.
    • l. Setiap pemanfaatan, pemusnahan, dan pengembalian lembar blangko ijazah wajib dicatat atau ditatausahakan secara manual maupun terkomputerisasi.
    • m. Penatausahaan blangko ijazah akan diatur dalam panduan tersendiri.

C. Tata Cara Pengisian Blangko Ijazah Pendidikan Kesetaraan

  1. Petunjuk umum pengisian blangko ijazah pendidikan kesetaraan
  2. Petunjuk khusus pengisian halaman depan blangko ijazah pendidikan kesetaraan
  3. Petunjuk khusus pengisian halaman belakang blangko ijazah pendidikan kesetaraan

Penjelasan lebih detail tentang petunjuk di atas bisa langsung dipelajari melalui link download yang kami sediakan di bawah ini.

D. Link Download Juknis Penulisan Ijazah 2021

Juknis penulisan ijazah secara lengkap langsung dari sumbernya dapat Anda download melalui tombol di bawah ini:

Download Juknis Penulisan Ijazah 2021

E. Link Download Aplikasi Penulisan Ijazah dan SKHUS/M 2021

Apakah Anda sedang mencari aplikasi penulisan ijazah yang dapat memudahkan pekerjaan Anda dalam menulis blangko ijazah?

Jika “ya”, maka kami telah membuatkan sebuah aplikasi penulisan ijazah yang telah kami sesuaikan dengan Juknis di atas.

Dan tidak hanya ijazah, aplikasi ini sekaligus sudah kami bundling menjadi satu dengan aplikasi pembuatan SKL (Surat Keterangan Lulus) atau SKNR (Surat Keterangan Nilai Rapor) dan pengumuman kelulusan untuk peserta didik.

Anda bisa mendownload aplikasi buatan kami untuk mempermudah dalam penulisan ijazah dan mencetak SKL melalui link berikut:

Pesan Via WhatsApp

Demikianlah penjelasan tentang Juknis Penulisan Ijazah 2021 yang dapat kami sampaikan. Jika Anda merasa tulisan ini bermanfaat, silakan share tulisan ini kepada rekan, saudara, atau tetangga Anda melalui tombol share di bawah tulisan ini.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

Salam hangat,

Wiji Hatmoko

Admin CiptaCendekia.com

Harga Aplikasi Penulisan Ijazah dan Cetak SKL

Standard

Untuk 1 Username
Rp 125K Free Update 1 tahun
  •  

Pro

Untuk 3 Username
Rp 250K Free Update 1 Tahun
  •  

Advanced

Untuk 10 Username
Rp 750K Free Update 1 Tahun
  •  
28 Mei 2021

4 Tanggapan pada "Juknis Penulisan Ijazah 2021 SD, SMP, SMA (Terbaru)"

  1. Dalam hal penulisan tanggal lahir siswa, kalau pada ijazah SD dan akta kelahiran tertulis Nopember (tidak sesuai ejaan baku Bhs Indonesia), bolehkan pada ijazah SMP kita tuliskan November (sesuai ejaan baku bahasa Indonesia)?

    • Untuk hal ini silakan dikonsultasikan dengan pengawas sekolah atau langsung pada Dinas Pendidikan Kabupaten setempat. Meskipun, di dalam aturan tersebut tempat dan tanggal lahir harus sama dengan yang tercantum pada Akte Kelahiran/Dokumen Kelahiran yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau Ijazah yang diperoleh dari satuan pendidikan jenjang dibawahnya.

  2. Pak, nilai yg ditulis dalam ijazah apakah hnya nilai ujian sekolah dan raport? Nilai USBN tdk ditulis dlm ijazah y?

Berikan Komentar Anda

WeCreativez WhatsApp Support
Butuh dukungan teknis? Kami siap membantu
Hubungi Kami

Kursus Perangkat Desa