KODE DISKON 30% Kursus Perangkat Desa = CIPTACENDEKIA30

Memperbaiki Tata Kalimat dalam Paragraf

Memperbaiki tata kalimat dalam paragraf merupakan salah satu indikator dalam Ujian Sekolah/Madrasah pada SD/MI tahun pelajaran 2015/2016. Berikut ini sedikit ulasannya.

Memperbaiki Tata Kalimat dalam Paragraf

Kalimat adalah satuan bahasa yang berdiri sendiri. Kalimat terdiri atas fungsi subjek, predikat, objek, keterangan, dan pelengkap. Tidak semua fungsi tersebut ada dalam sebuah kalimat. Akan tetapi, sebuah kalimat minimal terdiri atas fungsi subjek dan predikat. Kalimat dianggap tidak tepat jika tidak efektif. Ketidakefektifan kalimat menyebabkan maksud kalimat tidak dapat dipahami oleh penerima atau pendengar.

Penyebab Kalimat Dianggap Tidak Efektif

a. Ketidaklengkapan Unsur Kalimat

Dalam kalimat, minimal terdapat dua unsur, yaitu subjek dan predikat. Jika unsur tersebut tidak ada dalam kalimat, kalimat menjadi tidak efektif.

Contoh:

Membeli ikan di pasar.

Kalimat di atas tidak efektif karena tidak menjelaskan orang yang membeli ikan di pasar. Suntingan kalimat tersebut misalnya Ayah membeli ikan di pasar.

b. Ketidaktepatan Penempatan Unsur dalam Kalimat

Unsur-unsur dalam kalimat juga harus diletakkan di tempat yang tepat. Jika unsur-unsur tersebut diletakkan tidak pada tempatnya, kalimat akan menjadi tidak efektif.

Contoh:

Murid-murid sebelum ditegur oleh Ibu Guru, sering tidak mengerjakan PR.

Kalimat tersebut tidak efektif karena salah meletakkan kata murid-murid. Kata murid-murid seharusnya diletakkan di belakang tanda koma. Suntingan kalimat tersebut adalah Sebelum ditegur oleh ibu guru, murid-murid sering tidak mengerjakan PR.

c. Penggunaan Unsur Kalimat secara Berlebihan

Ketidaktepatan kalimat juga dapat dilihat dari penggunaan unsur kalimat secara berlebihan. Unsur berlebihan itu dapat berupa penggunaan kata sama arti atau pemakaian kata tugas tidak perlu.

Contoh:

Para siswa-siswa sedang mengamati pertumbuhan tanaman wortel.

Kalimat tersebut tidak efektif karena pemakaian kata para dan siswa-siswa yang keduanya menunjukkan kata jamak. Kata siswa tidak perlu. Suntingan kalimat tersebut adalah Para siswa sedang mengamati pertumbuhan tanaman wortel.

Contoh Soal dalam Ujian dan Pembahasannya

Perhatikan paragraf berikut!

Semalam Desa Puloharjo kebanjiran. Luapan air menenggelamkan seluruh permukiman padat penduduk. Seluruh penduduk mengungsi dan membuat penampungan sementara di desa tetangga yang letaknya lebih tinggi. Mereka tidak hanya kehilangan rumah, tetapi harta benda di dalamnya. Para penduduk semua sangat khawatir akan masa depan mereka sekalian.

Perbaikan kalimat bercetak miring dalam paragraf tersebut adalah …

a. Penduduk semua sangat khawatir akan masa depan mereka sekalian.

b. Penduduk sangat khawatir akan masa depan mereka.

c. Para penduduk sangat khawatir akan masa depan mereka.

d. Para penduduk sangat khawatir akan masa depan mereka sekalian.

Jawaban : b

Penjelasan:

Kalimat bercetak miring tersebut tidak efektif karena menggunakan kata-kata berlebihan. Kata penduduk dan sekalian keduanya menunjukkan kata jamak. Penggunaan kata para dan semua dalam kalimat tersebut tidak efektif. Suntingan yang tepat kalimat tersebut terdapat pada pilihan jawaban b.


Berlatih Soal Secara Online

Indikator: Memperbaiki tata kalimat dalam paragraf.

Petunjuk Pengerjaan Soal

  1. Bacalah secara teliti sebelum memilih jawaban.
  2. Setelah semua soal terjawab, silakan bagikan melalui Facebook untuk mengetahui skor perolehan kamu.
  3. Jika menginginkan kunci jawaban masing-masing soal. Maka tulis email dan nama kamu di kolom email
  4. Jawaban benar akan muncul warna hijau pada pilihan jawaban.
  5. Jawaban salah akan muncul warna merah pada pilihan jawaban.
  6. Jika masih ada pertanyaan seputar materi dan soal ini, silakan isi di kolom komentar.

Soal:

Terima kasih Anda sudah berantusias belajar secara online bersama Ciptacendekia.com.

Semoga apa yang kami tulis ini memberi manfaat bagi kita semua. Aamiin.

2 Tanggapan pada "Memperbaiki Tata Kalimat dalam Paragraf"

Berikan Komentar Anda