Memperbaiki Tata Kalimat dalam Paragraf

Memperbaiki tata kalimat dalam paragraf merupakan salah satu indikator dalam Ujian Sekolah/Madrasah pada SD/MI tahun pelajaran 2015/2016. Apakah kamu sedang mencari materi dan latihan soal yang berkaitan dengan memperbaiki tata kalimat paragraf?

Jika iya, silakan baca materi di bawah ini secara perlahan, kemudian di bagian bawahnya kerjakan soal yang sudah kami sediakan.

Selamat belajar!

Memperbaiki Tata Kalimat dalam Paragraf

Kalimat adalah satuan bahasa yang berdiri sendiri. Kalimat terdiri atas fungsi subjek, predikat, objek, keterangan, dan pelengkap. Tidak semua fungsi tersebut ada dalam sebuah kalimat. Akan tetapi, sebuah kalimat minimal terdiri atas fungsi subjek dan predikat. Kalimat dianggap tidak tepat jika tidak efektif. Ketidakefektifan kalimat menyebabkan maksud kalimat tidak dapat dipahami oleh penerima atau pendengar.

Penyebab Suatu Kalimat Dianggap Tidak Efektif

a. Ketidaklengkapan Unsur Kalimat

Dalam kalimat, minimal terdapat dua unsur, yaitu subjek dan predikat. Jika unsur tersebut tidak ada dalam kalimat, kalimat menjadi tidak efektif.

Contoh:

Membeli ikan di pasar.

Kalimat di atas tidak efektif karena tidak menjelaskan orang yang membeli ikan di pasar. Suntingan kalimat tersebut misalnya Ayah membeli ikan di pasar.

 

b. Ketidaktepatan Penempatan Unsur dalam Kalimat

Unsur-unsur dalam kalimat juga harus diletakkan di tempat yang tepat. Jika unsur-unsur tersebut diletakkan tidak pada tempatnya, kalimat akan menjadi tidak efektif.

Contoh:

Murid-murid sebelum ditegur oleh Ibu Guru, sering tidak mengerjakan PR.

Kalimat tersebut tidak efektif karena salah meletakkan kata murid-murid. Kata murid-murid seharusnya diletakkan di belakang tanda koma. Suntingan kalimat tersebut adalah Sebelum ditegur oleh ibu guru, murid-murid sering tidak mengerjakan PR.

 

c. Penggunaan Unsur Kalimat secara Berlebihan

Ketidaktepatan kalimat juga dapat dilihat dari penggunaan unsur kalimat secara berlebihan. Unsur berlebihan itu dapat berupa penggunaan kata sama arti atau pemakaian kata tugas tidak perlu.

Contoh:

Para siswa-siswa sedang mengamati pertumbuhan tanaman wortel.

Kalimat tersebut tidak efektif karena pemakaian kata para dan siswa-siswa yang keduanya menunjukkan kata jamak. Kata siswa tidak perlu. Suntingan kalimat tersebut adalah Para siswa sedang mengamati pertumbuhan tanaman wortel.

Contoh Soal dalam Ujian dan Pembahasannya

Perhatikan paragraf berikut!

Semalam Desa Puloharjo kebanjiran. Luapan air menenggelamkan seluruh permukiman padat penduduk. Seluruh penduduk mengungsi dan membuat penampungan sementara di desa tetangga yang letaknya lebih tinggi. Mereka tidak hanya kehilangan rumah, tetapi harta benda di dalamnya. Para penduduk semua sangat khawatir akan masa depan mereka sekalian.

Perbaikan kalimat bercetak miring dalam paragraf tersebut adalah …

a. Penduduk semua sangat khawatir akan masa depan mereka sekalian.

b. Penduduk sangat khawatir akan masa depan mereka.

c. Para penduduk sangat khawatir akan masa depan mereka.

d. Para penduduk sangat khawatir akan masa depan mereka sekalian.

Jawaban : b

Penjelasan:

Kalimat bercetak miring tersebut tidak efektif karena menggunakan kata-kata berlebihan. Kata penduduk dan sekalian keduanya menunjukkan kata jamak. Penggunaan kata para dan semua dalam kalimat tersebut tidak efektif. Suntingan yang tepat kalimat tersebut terdapat pada pilihan jawaban b.

 


Berlatih Soal Memperbaiki Tata Kalimat Secara Online

Indikator: Memperbaiki tata kalimat dalam paragraf.

Petunjuk Pengerjaan Soal

  1. Bacalah secara teliti sebelum memilih jawaban.
  2. Setelah semua soal terjawab, silakan bagikan melalui Facebook untuk mengetahui skor perolehan kamu.
  3. Jika menginginkan kunci jawaban masing-masing soal. Maka tulis email dan nama kamu di kolom email
  4. Jawaban benar akan muncul warna hijau pada pilihan jawaban.
  5. Jawaban salah akan muncul warna merah pada pilihan jawaban.
  6. Jika masih ada pertanyaan seputar materi dan soal ini, silakan isi di kolom komentar.

 

Soal:

Perhatikan paragraf berikut!

Lia adalah seorang penari Topeng. Setiap pulang sekolah ia berlatih di halaman rumahnya. Lia sangat luwes dalam menari Topeng. Selalu mengenakan topeng dan selendang ketika Lia menari topeng.

Perbaikan tepat kalimat bercetak miring dalam paragraf tersebut adalah ....

Benar! Salah!

Tata kalimat bercetak miring tersebut tidak tepat. Perbaikan tata kalimat bercetak miring tersebut terdapat pada "Lia selalu mengenakan topeng dan selendang ketika menari Topeng." Tata kalimat pada pilihan jawaban yang benar adalah S-P-O-K.

Perhatikan paragraf berikut!

Pada hari Minggu lalu, Dedy menonton pertandingan bola voli. Lapangan di desa Dedy menyaksikan pertandingan. Dedi begitu bersemangat mendukung regu kesukaannya.

Perbaikan tepat tata kalimat pada kalimat bercetak miring tersebut adalah ....

Benar! Salah!

Perbaikan tata kalimat terdapat pada pilihan jawaban "Dedy menyaksikan pertandingan di lapangan desa." Kalimat tersebut tersusun atas subjek, predikat, objek, dan keterangan tempat. (berpola S-P-O-K)

Penebangan hutan dapat mengakibatkan lingkungan rusak. Pada musim kemarau terjadi kekeringan. Pada musim hujan terjadi banjir dan tanah longsor. Hewan-hewan yang biasa hidup di hutan, selain itu menjadi kehilangan tempat tinggal.

Perbaikan tata kalimat bercetak miring pada paragraf di atas adalah ....

Benar! Salah!

Struktur tepat untuk membenahi kalimat bercetak miring tersebut terdapat pada pilihan "Selain itu, hewan-hewan yang biasa hidup di hutan menjadi kehilangan tempat tinggal."

Perhatikan paragraf berikut!

Para siswa kelas V SD Jaya Bhakti berkunjung ke Museum Gula. Sampai di lokasi mendapat penjelasan dari petugas museum. Mereka dengan cermat memperhatikan penjelasan petugas. Sambil mencatat, ada beberapa siswa bertanya kepada petugas.

Perbaikan kalimat tercetak miring tersebut adalah ....

Benar! Salah!

Kalimat tercetak miring tersebut tidak memiliki subjek. Jadi, perbaikan kalimat tepat terdapat pada pilihan "Sampai di lokasi mereka mendapat penjelasan dari petugas museum."

Perhatikan paragraf berikut!

Taman Nasional Wusur berada di Kabupaten Merauke. Berbagai jenis flora dan fauna ada di kawasan taman nasional tersebut. Jenis flora dan fauna di Taman Nasional Wusur di antaranya kanguru tanah, kanguru hutan, kanguru lapang, kaskus berbintik, garuda papua, cenderawasih, kasuari, mambruk, dan anggrek nenas.

Perbaikan kalimat bercetak miring dalam paragraf tersebut adalah ....

Benar! Salah!

Kalimat bercetak miring tersebut tidak efektif karena ketidaktepatan penempatan unsur dalam kalimat. Kata ada seharusnya ditempatkan di awal kalimat, sebelum kata berbagai. Sementara itu, kalimat "Ada berbagai jenis-jenis flora dan fauna di kawasan taman nasional tersebut." tidak efektif karena menggunakan kata-kata berlebihan yakni kata jenis-jenis.

Advertisement

Perhatikan paragraf berikut!

Banyak fotografer mengabadikan pesona laut Raja Ampat. Bahkan , fotografer ada yang datang berulang-ulang dan membuat buku khusus tentang keindahan terumbu karang dan biota laut kawasan ini. Belum lama ini tim khusus dari majalah Nasional Geographic, membuat liputan di Raja Ampat. Sejak dari peliputan tersebut, Raja Ampat semakin dikenal masyarakat mancanegara.

Perbaikan kalimat bercetak miring dalam paragraf tersebut adalah ....

Benar! Salah!

Kalimat bercetak miring tersebut tidak efektif karena terdapat penggunaan kata dari. Kata dari tidak perlu digunakan karena sudah terdapat kata sejak. Suntingan tepat kalimat tersebut menjadi Sejak peliputan tersebut, Raja Ampat semakin dikenal masyarakat mancanegara.

Perhatikan paragraf berikut!

Rahma suka membuang sampah sembarangan. Sampah-sampah tersebut mengundang lalat dan nyamuk untuk bersarang. Masuk ke rumah Rahma. Rahma pun menderita sakit akibat gigitan nyamuk dan kotoran lalat.

Perbaikan kalimat bercetak miring dalam paragraf tersebut adalah ....

Benar! Salah!

Kalimat bercetak miring dalam paragraf tersebut tidak efektif karena ketidaklengkapan unsur kalimat yakni unsur subjek. Unsur subjek sesuai isi paragraf tersebut adalah nyamuk dan lalat.

BI Memperbaiki Tata Kalimat
Bagus!

Kamu memang hebat!
Coba lagi ya...

Sebaiknya kamu kerjakan kembali soal ini. Silakan reload halaman ini.

Bagikan hasil perolehan Anda:

 

Alhamdulillah, akhirnya kamu bisa menyelesaikan materi dan latihan soal tentang memperbaiki tata kalimat dalam paragraf.

Apalagi Selanjutnya?

Bagi kamu yang sedang mencari soal-soal bahasa Indonesia yang lebih lengkap dan sudah dipisah berdasarkan indikator soal, kami menyediakan kursus bahasa Indonesia untuk kelas 6 SD

Klik tombol di bawah ini:

Terima kasih kamu sudah berantusias belajar secara online bersama Ciptacendekia.com. Kami memiliki kabar gembira untukmu. Alhamdulillah, aplikasi ciptacendekia sudah tersedia di google playstore.

Untuk mempermudah mengakses melalui handphonemu, yuk segera download aplikasi ciptacendekia.com.

Semoga latihan soal tentang memperbaiki tata kalimat ini bisa memberi banyak manfaat bagi kita semua.

Aamiin.

2 Tanggapan pada "Memperbaiki Tata Kalimat dalam Paragraf"

Berikan Komentar Anda

Kursus Perangkat Desa