Sebuah Surat Terbuka untuk Orang Tua di Awal TP 2020/2021

Surat terbuka ini saya tujukan kepada para orang tua siswa yang saat ini masih bingung dengan sistem pembelajaran di tahun 2020/2021. 

Bagi Anda yang ingin menyimak isinya melalui suaranya, silakan klik audio berikut ini.

Bagi Anda yang ingin membaca isinya secara detail, silakan baca sampai tuntas.

 

Surat Terbuka untuk Orang Tua Siswa Menjelang Tahun Pelajaran 2020/2021

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua.

Tahun ajaran baru 2020 2021 akan segera dimulai. Tapi saat ini negara kita berada dalam situasi yang belum sepenuhnya aman. Benar, ancaman covid-19 ini kita tidak bisa tahu sampai kapan akan berakhir.

Bisa 1 tahun lagi, 10 tahun lagi, atau mungkin tidak akan berakhir. Kita tidak ada yang bisa tahu.

Akibatnya, hanya 6 % dari dari seluruh Kabupaten dan Kota di Indonesia yang saat ini ditetapkan statusnya menjadi zona hijau oleh pemerintah.

Meskipun demikian, apakah zona hijau masih tetap diperbolehkan melakukan pembelajaran secara tatap muka?

Mohon izin memperkenalkan diri, saya Wiji Hatmoko terlebih dahulu akan memberikan informasi kepada orang tua serta anak-anak yang terkait bagaimana proses pembelajaran yang akan kita lalui di tahun pelajaran baru 2020/2021 ini.

Bapak Ibu yang saya hormati serta anak-anak yang saya banggakan.

Saya tahu, kita semua rindu masa-masa sekolah seperti dulu. Bisa pergi ke sekolah dengan tenang tanpa ada rasa was-was akan terkena virus covid-19. 

Tapi saat ini negara kita sedang dalam masa extraordinary (luar biasa). Bahkan tidak hanya di negara kita saja, tetapi juga negara-negara lain di dunia juga mengalami hal serupa.

Kami para Bapak Ibu guru juga memaklumi bahwa faktor keselamatan dan kesehatan lahir batin peserta didik, pendidik, kepala satuan pendidikan dan seluruh warga satuan pendidikan menjadi pertimbangan utama yang harus didahulukan dibandingkan dengan prioritas apapun. Itulah mengapa, pemerintah tahun ini mengeluarkan kebijakan yang juga luar biasa tentang bagaimana pembelajaran di awal tahun pembelajaran 2020/2021. 

Kami informasikan bahwa teruntuk daerah dengan status zona merah, kuning, dan orange maka pemerintah tidak memperbolehkan sekolah untuk mengadakan pembelajaran tatap muka sampai zona tersebut dianggap sebagai zona hijau. Meski demikian, zona hijau itu boleh dilakukan pembelajaran tatap muka dengan syarat dan ketentuan yang mendukung untuk bisa diadakan pembelajaran tatap muka. 

Rencananya, untuk kawasan zona hijau nanti akan diadakan masa transisi selama 2 bulan uji coba sebelum memasuki era new normal.

Masa transisi untuk Pendidikan menengah paling cepat dilaksanakan pada bulan Juli 2020 dan pelaksanaannya sesuai dengan kesiapan masing-masing. Sedangkan untuk Pendidikan dasar dan SLB paling cepat dilaksanakan pada bulan September 2020 dan pelaksanaannya sesuai dengan kesiapan.

Pelaksanaan new normal untuk Pendidikan Menengah paling cepat dilaksanakan pada bulan September 2020. Pendidikan dasar dan SLB paling cepat dilaksanakan pada bulan November 2020.

Menyikapi hal ini, maka mulai awal tahun pelajaran 2020/2021 yang dimulai pada tanggal 13 Juli 2020 sekolah akan menerapkan beberapa metode belajar sesuai keadaan sekolah masing-masing.

Metode dan Media Pelaksanaan Belajar Dari Rumah 

BDR dilaksanakan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dibagi ke dalam 2 (dua) pendekatan: 

  1. pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (daring) 
  2. pembelajaran jarak jauh luar jaringan (luring) 

Dalam pelaksanaan PJJ, satuan pendidikan dapat memilih pendekatan (daring atau luring atau kombinasi keduanya) sesuai dengan ketersediaan dan kesiapan sarana dan prasarana. 

Nah, anak-anak tentu sudah mendapatkan buku pelajaran serta tugas-tugas yang telah diberikan oleh Bapak Ibu Guru di awal tahun pelajaran ini kan?

Meskipun fokus saat ini adalah berusaha tetap bertahan hidup dibalik cobaan adanya virus corona yang meraja lela, tapi sebaiknya kita juga berusaha untuk meningkatkan kompetensi diri melalui belajar.

Kita semua sedang dihadapkan pada situasi yang memang menuntut kita untuk melakukan sesuatu yang luar biasa dibalik cobaan yang kita terima ini. Karenanya, mari kita bersama-sama saling bahu membahu antara pemerintah, guru, orang tua, dan para siswa untuk tetap berusaha belajar meningkatkan kompetensi diri.

Kami mewakili segenap guru di seluruh Indonesia, turut merasa prihatin dengan kondisi bangsa saat ini. 

Kami para guru juga tetap berusaha secara maksimal untuk bisa meningkatkan kompetensi diri yang muaranya nanti bisa bermanfaat terhadap pendidikan di Indonesia. Khususnya terhadap kompetensi peserta didik.

Kami juga selalu berharap agar mudah-mudahan ujian berupa virus Covid-19 ini segera berakhir di negeri kita tercinta dan juga di seluruh dunia.

Selanjutnya, untuk mendukung tujuan pendidikan nasional yaitu untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan berakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab maka kami memerlukan kerja sama dari seluruh stake holder pendidikan. Terlebih kerja sama dengan orang tua dan peserta didik. 

Kami berharap Bapak/Ibu orang tua selalu bersedia dan ada waktu dalam mendampingi putra-putrinya melakukan proses belajar dari rumah. Dan kami mohon Bapak Ibu tetap bersabar dengan keadaan saat ini hingga sampai batas waktu yang belum bisa tentukan.

Kiranya demikian yang dapat kami sampaikan.

Sekali lagi, marilah kita berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar kita semua selalu diberikan kesehatan dan perlindungan di manapun berada. Juga selalu berdoa mudah-mudahan ujian covid 19 ini segera berakhir dari negeri kita tercinta. Aamiin.

Sekian, terima kasih.

Wassalamu ‘alaikum wr. wb.

 

Demikian, semoga surat terbuka ini bermanfaat bagi kita semua.

13 Juli 2020

0 Tanggapan pada "Sebuah Surat Terbuka untuk Orang Tua di Awal TP 2020/2021"

Berikan Komentar Anda