Tes Wawancara Perangkat Desa Beserta Jawabannya

Tes wawancara perangkat desa ini biasanya dilakukan setelah selesai tes tertulis perangkat desa. Tapi tidak semua daerah atau desa melakukan tahap tes wawancara ini.

Anda perlu melihat kembali perda di kabupaten Anda tentang ujian perangkat desa. Apakah di dalam perda tersebut terdapat tes wawancara atau tidak.

Jika ternyata perda tentang ujian perangkat desa di kabupaten/kota Anda ternyata memang mengadakan tes wawancara, maka Anda perlu menyimak lebih jauh tulisan ini.

Nah, melalui tulisan ini saya ingin membahas lebih detail tentang tes wawancara perangkat desa beserta jawabannya.

Sehingga setelah membaca dan mendalami postingan ini, Anda nanti akan:

  1. Mengetahui apa saja yang ditanyakan dalam wawancara perangkat desa
  2. Mampu menjawab dengan taktis semua pertanyaan wawancara perangkat desa
  3. Mampu lolos tes wawancara perangkat desa dengan hasil maksimal.

Yuk, pelajari lebih mendalam.

Seputar Tes Wawancara Perangkat Desa

#1. Bahayanya Tes Penyaringan Perangkat Desa melalui Tes Wawancara

Saya di sini akan berbicara secara blak-blakan kepada Anda.

Menurut pendapat saya, tes wawancara perangkat desa ini agak rawan dalam suatu proses penjaringan dan penyaringan perangkat desa.

Mengapa?

Setidaknya ada 2 alasan utama.

  1. Faktor Subjektif
  2. Faktor Profesionalisme

Sebelum saya jelaskan lebih detail kedua faktor tersebut, saya ingin bercerita dulu kepada Anda tentang pengalaman peserta kursus yang telah mengikuti kursus perangkat desa di ciptacendekia.com.

Oke, silakan disimak:

Beberapa peserta kursus perangkat desa di beberapa daerah di Indonesia telah melaporkan kepada kami juga kepada sesama peserta kursus melalui grup WhatsApp Kursus Perangkat Desa bahwa telah terjadi kecurangan dalam ujian perangkat desa di daerahnya.

Awal mulanya, saya sendiri juga tidak begitu yakin bahwa pada zaman now masih ada juga oknum yang bertindak melakukan kecurangan dalam ujian perangkat desa. Padahal, perda tentang perangkat desa biasanya sudah mengatur hal teknis terkait ujian penjaringan dan penyaringan perangkat desa ini.

Tapi dari penjelasan dan bukti yang disampaikan, saya pikir memang mungkin saja kecurangan tersebut bisa terjadi. Apalagi di dalam tes wawancara perangkat desa.

Berikut ini alasannya:

  1. Faktor Subjektif

Meskipun juknis tentang tes wawancara perangkat desa sudah dibuat, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa faktor subjektif ini bisa menjadi faktor dominan dalam penentuan siapa yang lulus tes wawancara tersebut.

Adanya kedekatan secara personal terhadap si pewawancara dan yang diwawancarai tentu menjadi faktor paling penting di sini untuk melakukan kecurangan.

Terlebih di dalam tes penjaringan dan penyaringan perangkat desa melalui metode tes wawancara, si pewawancara biasanya adalah orang di desa itu sendiri.

Maka akan sangat dimungkinkan terjadi penilaian yang tidak berdasarkan fakta, tapi berdasarkan subjektif semata.

2. Faktor Profesionalisme

Tahukah Anda, siapakah yang menilai tes wawancara untuk perusahaan-perusahaan besar sehingga perusahaan tersebut menjadi perusahaan yang semakin berkembang dan semakin membesar?

Ya, mereka adalah HRD atau Human Research Department. Bagian departemen sumber daya manusia yang merupakan suatu bagian atau unit yang biasanya mengenai berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktivitas suatu organisasi atau perusahaan demi tercapainya tujuan yang sudah ditentukan.

Nah, untuk menjadi seorang HRD, tentu basic ilmu psikologi sangat penting di sini. Karenanya, profesionalisme seorang HRD tentu sangat krusial untuk menentukan kualitas sumber daya manusia yang akan menjadi karyawan di dalam perusahaan tersebut.

Sekarang, bandingkan dengan tes wawancara perangkat desa.

Apakah profesionalisme para pewawancaranya bisa dijamin?

Saya pikir tidak demikian. Karena tidak semua tim di dalam penyaringan dan penjaringan perangkat desa adalah orang-orang yang berkompeten di bidangnya.

Dari segi kualifikasi akademik, profesionalisme seorang pewawancara perangkat desa masih perlu dipertimbangkan dan dikaji kembali oleh para pemangku kepentingan.

Terutama oleh bupati dan para anggota DPRD yang duduk di wilayah kabupaten, agar dalam membuat perda tentang ujian perangkat desa juga mempertimbangkan berbagai segi secara mendalam.

Agar apa?

Tentu saja untuk mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Apalagi profesi seorang perangkat desa nanti berkaitan dengan pelayanan terhadap orang banyak. Jika ternyata proses penjaringan dan penyaringan perangkat desanya saja sudah tidak berkualitas, maka tentu hasil SDMnya nanti juga tidak berkualitas.

Dan siapa yang dirugikan jika prosesnya tidak berkualitas?

Yang jelas, peserta tes perangkat desa adalah orang pertama yang akan menuai dampak dari suatu proses tidak sehat tersebut. Mereka tentu akan merasa sangat dirugikan secara materi, tenaga, dan waktu karena telah mengikuti proses penjaringan dan penyaringan perangkat desa yang tidak adil.

Dan ingat, mungkin mereka tidak bisa menuntut para pelaku kecurangan dengan bukti-bukti yang kuat atau karena faktor dan pertimbangan lain, tapi mereka bisa menuntut mereka yang berlaku curang di pengadilan Tuhan ketika di akhirat kelak.

Kemudian pihak yang dirugikan lagi jika terjadi proses penjaringan dan penyaringan perangkat desa yang tidak sehat adalah warga masyarakat di desa itu sendiri. Mereka tentu tidak akan mendapatkan pelayanan yang maksimal dari para perangkat desa.

2# Ikuti Saja Proses Pelaksanaan Tes Wawancara Perangkat Desa

Meski di atas telah saya tuliskan dampak negatif dari pelaksanaan tes perangkat desa melalui metode tes wawancara, tapi tetap saja Anda sebagai peserta tes harus optimis dalam mengikuti setiap tahapan tes perangkat desa tersebut.

Optimis yang saya maksudkan adalah tetap yakin bahwa Anda bisa lolos tes dengan cara jujur. Tanpa melakukan suap menyuap yang sudah jelas dilarang oleh agama dan berdosa. Apalagi meminta bantuan kepada kepala desa di daerah Anda.

Tetaplah optimis bahwa Anda mampu menjawab setiap pertanyaan-pertanyaan wawancara yang akan diajukan oleh panitia penjaringan dan penyaringan perangkat desa dengan jawaban yang taktis dan berkesan bagi panitia.

Permasalahan apakah kenyataannya dalam pelaksanaan tes nanti terdapat kecurangan atau tidak, Anda sebaiknya tidak perlu ambil pusing hal tersebut. Apalagi sudah minder sebelum tes berlangsung.

Karena jika Anda merasa minder sebelum tes yang sebenarnya, maka hal tersebut justru akan memberi kesempatan kepada rival Anda untuk menang.

Tetaplah percaya diri dengan mempersiapkan diri dan segala sesuatunya untuk mengikuti tes perangkat desa dengan cara yang jujur. Insya Allah jika kelak Anda menjadi perangkat desa, maka Anda akan menjadi pribadi yang amanah dan bermanfaat bagi lebih banyak orang.

Dan mudah-mudahan dengan cara jujur untuk menjadi perangkat desa, Tuhan meningkatkan derajat Anda, menambahkan pahala jihat karena bekerja dengan jujur, dan memberikan hadiah surga di akhirat kelak.

Pertanyaan-Pertanyaan Tes Wawancara Perangkat Desa dan Cara Menjawabnya

Oke, setelah beberapa fakta dan opini di atas, kini harusnya Anda sudah termotivasi untuk tetap tenang dan percaya diri dalam tes wawancara perangkat desa.

Kali ini saya akan bahas tentang apa saja yang ditanyakan dalam tes wawancara calaon perangkat desa.

Secara garis besar, tes wawancara perangkat desa dibagi menjadi 5 kategori pertanyaan.

  1. Motivasi Mendaftar
  2. Ideologi Kebangsaan
  3. Wawasan kebangsaan
  4. Pemerintah Desa
  5. Rencana Kerja

Mari kita pahami lebih mendalam.

1# Pertanyaan Wawancara yang berkaitan dengan Motivasi Mendaftar

a. Mengapa Anda tertarik untuk menjadi perangkat desa?

Tips menjawab:

Jawablah dengan penuh percaya diri bahwa Anda ingin menjadi perangkat desa karena ingin diberi kesempatan untuk bisa lebih berguna bagi desa tempat tinggal, bagi bangsa dan negara. Juga sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan yang saat ini Anda miliki.

b. Berapakah penghasilan yang Anda inginkan?

Tips menjawab:

Pastikan Anda mengetahui terlebih dahulu berapa rentang gaji seorang perangkat desa, mulai dari gaji kasi, kaur, maupun sekdes. Sehingga jika Anda menjawab gaji perangkat desa dengan nominal tertentu, maka jawaban Anda masih relevan dengan gaji perangkat desa yang sesuai aturan.

Anda juga boleh menjawab bahwa Anda ingin digaji sesuai aturan yang berlaku.

Tapi ingat, jika ada pertanyaan lanjutan mengenai berapa nominalnya, maka Anda pastikan terlebih dahulu mengetahui berapa gaji seorang perangkat desa sesuai aturan dari pemerintah.

c. Bila nanti Anda merasa penghasilan sebagai perangkat desa dirasa pas-pasan, apa yang akan Anda lakukan.

Tips menjawab:

Untuk menjawab dengan tepat pertanyaan ini, Anda perlu ingat kembali konsep tentang sifat dasar manusia.

Manusia memiliki kebutuhan yang tak terbatas. Berapapun manusia diberi rezeki berupa harta yang bergelimang, maka manusia tidak akan pernah puas sampai manusia tersebut meninggal dunia.

Hanya bagi orang yang bersyukurlah yang lolos dari ujian berupa harta tersebut.

Maka untuk menjawab pertanyaan di atas, saya menyarankan untuk Anda jelaskan kepada si pewawancara bahwa pertama Anda akan mensyukuri berapapun gaji yang Anda dapatkan sebagai perangkat desa.

Yang kedua Anda harus jelaskan juga usaha yang Anda lakukan selain menjadi perangkat desa. Hanya saja, Anda harus bisa memastikan bahwa usaha sampingan Anda tersebut tidak mengganggu pekerjaan utama Anda sebagai seorang perangkat desa.

2# Pertanyaan Wawancara yang Berkaitan dengan Ideologi Kebangsaan

a. Anda pernah mendengar Pancasila? Jika iya, coba Anda jelaskan makna dari Pancasila sebagai dasar negara!

Tips menjawab:

Jawablah dengan tegas bahwa Anda sering mendengar istilah pancasila tersebut.

Jelaskan pula bahwa makna Pancasila sebagai dasar negara mengandung arti bahwa Pancasila digunakan sebagai dasar/fondasi untuk mengatur penyelenggaraan ketetanegaraan negara atau tata pemerintahan.

b. Menurut Anda, apa pentingnya Pancasila sebagai ideologi suatu bangsa?

Tips menjawab:

Jawablah dengan meyakinkan bahwa ideologi Pancasila sangat penting bagi suatu bangsa dan negara agar negara tersebut mampu berdiri kokoh dan tidak terombang-ambing oleh pengaruh ideologi lain dan mampu berdiri kokoh dalam menghadapi persoalan-persoalan yang terjadi.

Serta dengan adanya ideologi Pancasila maka tujuan nasional bangsa Indonesia akan mudah tercapai.

c. Coba jelaskan menurut pendapat Anda, arti dari Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia!

Tipe menjawab:

Untuk mampu menjawab pertanyaan di atas dengan tepat dan benar, Anda perlu mengetahui arti Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia yaitu :

Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa memiliki arti bahwa Pancasila merupakan pedoman dan petunjuk arah perilaku bagi setiap warga negara Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dalam mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan lahir dan batin bagi masyarakat Indonesia yang beraneka ragam sifatnya.

Setelah memahami arti di atas, Anda perlu menjawab pertanyaan tersebut dengan lugas dan lancar. Upayakan Anda berlatih menjelaskan hal di atas kepada teman Anda terlebih dahulu. Lalu mintalah pendapat mereka tentang jawaban Anda.

d. Menurut Anda, sejak kapan nilai Pancasila tumbuh dan berkembang di masyarakat Indonesia?

Tips menjawab:

Ketahui terlebih dahulu pertanyaan di atas bermaksud untuk menggali pengetahuan Anda mengenai sejarah Pancasila.

Maka, Anda perlu memahami dahulu bahwa nilai-nilai Pancasila sebenarnya telah tumbuh dan berkembang sejak dahulu kala. Bahkan sebelum Indonesia merdeka. Karena sejatinya nilai-nilai dari Pancasila sudah mengakar dan membudaya sejak zaman kerajaan dan telah menjadi bagian-bagian dalam kehidupan bangsa Indonesia.

Terbukti dengan adanya toleransi antar umat beragama sejak zaman kerajaan Majapahit dan Sriwijaya yang merupakan pengamalan sila pertama.

Adanya saling tolong menolong antar sesama manusia yang merupakan cerminan sila kedua dan ketiga.

Adanya musyawarah untuk mufakat yang merupakan pencerminan sila keempat.

Dan pelaksanaan sistem ketatanegaraan yang menjunjung tinggi keadilan sosial yang sesuai dengan sila kelima Pancasila.

Sehingga hati-hati jika Anda menjawab pertanyaan tadi dengan menjawab angka atau tahun tertentu.

Jawaban yang menurut saya lebih tepat adalah nilai-nilai Pancasila telah tumbuh dan berkembang sejak manusia Indonesia ada.

e. Apa fungsi Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara?

Tips menjawab:

Pahami dulu beberapa fungsi pancasila, kemudian jelaskan secara jelas dan mantap kepada pewawancara.

Fungsi Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, antara lain:

  1. Sebagai pandangan hidup bangsa
  2. Sebagai dasar negara
  3. Sebagai ideologi nasional
  4. Sebagai sumber dari segala sumber hukum
  5. Sebagai perjanjian luhur
  6. Sebagai cita-cita dan tujuan bangsa

3# Pertanyaan Wawancara Seputar Wawasan Kebangsaan

a. Pernah mendengar istilah wawasan kebangsaan? Coba Anda jelaskan maksud dari wawasan kebangsaan!

Tips menjawab:

Sebelum menjawab pertanyaan ini, pahami terlebih dahulu tentang pengertian wawasan kebangsaan. Yaitu cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Nah, setelah Anda memahami pengertian wawasan kebangsaan tersebut, cobalah untuk berlatih menjelaskan kepada rekan Anda lalu mintalah feedbacknya.

b. Apa fungsi dan tujuan wawasan kebangsaan?

Tips menjawab:

Pahami terlebih dahulu bahwa fungsi dan tujuan wawasan kebangsaan adalah sebagai pedoman, motivasi, dorongan, serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijakan, keputusan, tindakan, dan perbuatan bagi penyelenggaraan negara di pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan masyarakat.

Ingat, mencoba berlatih dalam menjelaskan kepada orang lain secara lisan lalu meminta feedback dari mereka adalah cara terbaik untuk mendapat skor maksimal dalam tes wawancara perangkat desa.

c. Coba Anda sebutkan 4 pilar kebangsaan Indonesia!

Tips menjawab:

Hafalkan 4 pilar kebangsaan Indonesia berikut ini:

  1. Pancasila
  2. UUD 1945
  3. NKRI
  4. Bhinneka Tunggal Ika

Pahami juga bahwa mengapa keempat hal tersebut disebut sebagai pilar/tiang kebangsaan Indonesia?

Hal tersebut dikarenakan jika salah satu dari keempat tersebut tidak ada, maka negara Indonesia akan mudah roboh. Mirip sebagai sebuah bangunan, jika salah satu pilarnya tidak ada maka bangunan tersebut akan mudah roboh.

4# Pertanyaan Wawancara Perangkat Desa Seputar Pemerintah Desa

a. Apa tupoksi sekretaris desa?

b. Apa tupoksi kaur tata usaha dan umum?

c. Apa tupoksi kaur keuangan?

d. Apa tupoksi kaur perencanaan?

e. Apa tupoksi kasi pemerintahan?

f. Apa tupoksi kasi kesejahteraan?

g. Apa tupoksi kasi pelayanan?

h. Apa tupoksi pelaksana kewilayahan/kadus?

Tips menjawab:

Poin a s.d. h bisa Anda pelajari terlebih dahulu di sini : https://ciptacendekia.com/tupoksi-kepala-desa-dan-tupoksi-perangkat-desa/

kemudian setelah itu, Anda bisa berlatih menjawab dengan rekan Anda lalu cocokkan dengan tugas pokok dan fungsi perangkat desa yang Anda lamar.

i. Luas wilayah

j. Jumlah dusun

k. Jumlah RT/RW

l. Jumlah penduduk

m. Potensi apa saja yang ada di desa

n. Batas desa dengan desa lainnya

Tips menjawab poin i s.d. n:

Silakan pelajari terlebih dahulu profil desa Anda. Lalu ketika pertanyaan ini ditanyakan kepada Anda jawablah dengan percaya diri bahwa Anda beberapa waktu lalu melihat profil desa melalui website desa bahwa luas wilayah desa Anda adalah sekian. Dan seterusnya sampai dengan batas desa Anda dengan desa lain.

Pastikan Anda menjawab dengan didukung oleh data yang kuat yaitu bersumber dari profil desa.

5# Pertanyaan Wawancara Perangkat Desa Seputar Rencana Kerja

a. Siapkah Anda apabila diterima sebagai perangkat desa?

b. Apakah anggota keluarga mendukung Anda menjadi perangkat desa?

c. Apakah Anda siap bekerja dari pagi sampai sore?

d. Apakah Anda siap apabila diminta lembur sewaktu waktu?

Tips menjawab poin a s.d. d:

Jawablah dengan yakin dan mantap dengan “Saya siap!”. Tunjukkan raut wajah yang semangat dalam menjawab pertanyaan tersebut.

Kesimpulan

Alhamdulillah, itu tadi pembahasan tentang tes wawancara perangkat desa beserta jawabannya.

Jika menginginkan saya untuk menilai secara langsung jawaban dari setiap pertanyaan wawancara perangkat desa, Anda bisa mengikuti kursus perangkat desa yang kami sediakan.

Di dalam kursus perangkat desa ini juga kami sediakan latihan soal tertulis, soal praktik komputer, dan soal wawancara perangkat desa.

https://ciptacendekia.com/kursus/lolos-ujian-perangkat-desa/

Sekian, semoga bermanfaat.

Sukses selalu untuk kita semua,

Salam cerdas, luar biasa!

6 Januari 2021

0 Tanggapan pada "Tes Wawancara Perangkat Desa Beserta Jawabannya"

Berikan Komentar Anda

Loading...