KODE DISKON 30% Kursus Perangkat Desa = CIPTACENDEKIA30

Kalimat Baku dan Kalimat Tidak Baku Disertai Latihan Soal

Kalimat Baku dan Kalimat Tidak Baku

Kalimat baku dan kalimat tidak baku beserta latihan soalnya ini merupakan kelanjutan dari latihan soal kata baku dan kata tidak baku.

Sebaiknya sebelum mengerjakan soal-soal yang kami sediakan di tulisan ini, saya sarankan kamu telah mempelajari terlebih dahulu tentang apa itu kata baku dan kata tidak baku. Pada artikel tersebut, sudah saya sediakan daftar kata-baku dan tidak baku yang saya kumpulkan dari berbagai sumber.

Nah, pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang:

  • Apa itu kalimat baku.
  • Apa saja syarat kalimat dikatakan sebagai kalimat baku.
  • Kesalahan-kesalahan yang menyebabkan kalimat menjadi tidak baku.
  • Contoh soal kalimat baku dan tidak baku.
  • Berlatih soal tentang kalimat baku.

Oke, jika sudah siap mari kita lanjut.

 

#1 Kalimat Baku

Yaitu kalimat yang secara efektif dapat dipakai untuk menyampaikan gagasan secara tepat dengan tujuan agar intonasi tersampaikan secara baik.

Kalimat baku tidaklah sama dengan kata baku. Meskipun demikian, di dalam kalimat baku pasti terkandung  kata-kata baku. Untuk membuat kalimat-kalimat baku kita harus memperhatikan kata baku yang bisa dilihat di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.

 

#2 Syarat-Syarat yang Harus Dipenuhi dalam Kalimat Baku

Logis

Sebuah kalimat dapat dikatakan baku jika kalimat tersebut logis atau bisa diterima dengan akal sehat.

Contoh:

Bagi yang membawa telepon genggam harap dimatikan!

Meskipun kalimat di atas sangat komunikatif, kalimat tersebut bukanlah kalimat baku karena kurang logis dengan menyuruh mematikan orang yang membawa handphone.

Perbaikan kalimatnya adalah:

Bagi yang membawa telepon genggam harap mematikan telepon genggamnya.

Hemat

Kalimat dikatakan baku apabila tidak terdapat pemborosan kata di dalamnya.

Contoh:

Para mahasiswa saling dorong-mendorong untuk memasuki kelas.

Kalimat di atas mengandung pemborosan kata karena terdapat kata “saling” dan “dorong-mendorong”. Kalimat tersebut akan menjadi efektif apabila diubah menjadi:

Para mahasiswa saling dorong untuk memasuki kelas.

Padu

Hubungan antar unsur kalimat dalam kalimat baku harus sesuai agar tidak terjadi kesalahan penafsiran.

Contoh:

Dari data yang didapat menunjukkan bahwa kenaikan BBM itu cukup menyulitkan rakyat kecil.

Kalimat di atas bukanlah kalimat baku karena tidak memiliki unsur subjek. Perbaikan kalimat tersebut adalah:

Kenaikan harga BBM cukup menyulitkan rakyat.

Kesesuaian Struktur

Kalimat baku memiliki struktur yang sesuai agar tidak terjadi kerancuan makna.

Contoh:

Anton membelikan baju adiknya.

Kalimat di atas tidak baku karena strukturnya salah. Yang dibelikan oleh Anton seharusnya bukanlah baju tetapi adiknya. Maka kalimat tersebut benar jika diubah menjadi:

Anton membelikan adiknya baju.

#3 Kesalahan-Kesalahan dalam Penulisan Kalimat yang Menyebabkan Kalimat Menjadi Tidak Baku

1. Terpengaruh Bahasa Daerah
Contoh:

Kalimat Tidak BakuKalimat Baku
Apa kamu sudah sarapan?Apakah kamu sudah sarapan?
Penggarismu ada di saya.Penggarismu ada pada saya.

 

2. Terpengaruh Bahasa Asing
Contoh:

Kalimat Tidak BakuKalimat Baku
Orang yang mana berbaju batik itu abangku.Orang yang berbaju putih itu abangku.

 

3. Kerancuan
Contoh:

Kalimat Tidak BakuKalimat Baku
Di sekolahku mengadakan pesta.Di sekolahku diadakan pesta.

 

4. Kemubaziran
Contoh:

Kalimat Tidak BakuKalimat Baku
Kami semua sudah hadir.Kami sudah hadir.

 

5. Terpengaruh bahasa tutur
Contoh :

Kalimat Tidak BakuKalimat Baku
Saya sudah bilang sama dia.Saya sudah berkata dengan dia.
Emangnya itu bini Mukidi ?Apakah itu istri Mukidi?

 

6. Salah susunan kata
Contoh :

Kalimat Tidak BakuKalimat Baku
Kami sudah baca suratmu.Suratmu sudah kami baca.

 

#4 Contoh Soal Kalimat Baku dan Kalimat Tidak Baku

Paman saya motornya baru. (Baku)

Motor paman saya baru. (Tidak baku)

 

Mereka saling mengejek. (Baku)

Mereka saling ejek-mengejek. (Tidak baku)

 

Guru saya, Pak Wiji, pandai sekali. (Baku)

Guru saya Pak Wiji pandai sekali. (Tidak baku)

 

Saya sudah terima hadiahmu. (Tidak baku)

Hadiahmu sudah saya terima. (Baku)

 

Kalian semua dipersilahkan untuk pulang. (Tidak Baku)

Kalian dipersilahkan untuk pulang. (Baku)

#5 Berlatih Soal Kalimat Baku dan Kalimat Tidak Baku.

Petunjuk Pengerjaan soal:

  1. Pastikan sebelum mengerjakan soal ini kamu telah login (masuk) di website ini.
  2. Soal-soal yang ditampilkan hanya 5 soal dari puluhan soal di database kami.
  3. Pilihlah jawaban dengan cara mengeklik opsi yang tersedia
  4. Kamu dapat mengerjakan kembali soal-soal di bawah ini dengan cara merefresh halaman ini.

Penilaian:

 

  1. Jawaban benar akan muncul warna hijau pada pilihan jawaban yang kamu pilih.
  2. Jawaban salah akan muncul warna merah pada pilihan jawaban yang kamu pilih.
  3. Bagikan melalui facebook untuk mengetahui skor perolehanmu!

 

Soal

 

Apalagi selanjutnya?

Setelah mempelajari materi dan latihan soal pada artikel ini, saya harap kamu tidak lekas puas dengan tulisan ini.

Karena saya menyadari, masih banyak soal-soal yang kamu saya posting di tulisan ini.

Untuk itu, silakan isi kolom komentar di bawah ini dengan pertanyaan, tanggapan, kritikan, usulanmu terkait kalimat baku dan kalimat tidak baku.

Sebelum saya akhiri, silakan lihat juga kursus yang tersedia di website ciptacendekia.com

di https://ciptacendekia.com/kursus/

Ya, lihat kursus yang tersedia

 

Terima kasih.

 

Salam hangat,

Wiji Hatmoko

Admin Ciptacendekia.com

11 September 2017

2 Tanggapan pada "Kalimat Baku dan Kalimat Tidak Baku Disertai Latihan Soal"

  1. dari sini banyak hal baru yang dapat aku pelajari tentang kalimat baku. makasi kaakk 😀

Berikan Komentar Anda