KODE DISKON 30% Kursus Perangkat Desa = CIPTACENDEKIA30

Jenis-Jenis Paragraf

Jenis-Jenis Paragraf dibagi menjadi beberapa macam:

A.  Jenis-Jenis Paragraf Berdasarkan Letak Gagasan Utamanya

Berdasarkan Letak Gagasan/Ide utamanya, paragraf dibagi menjadi empat (4) macam yaitu:

  1. Paragraf Deduktif

Yaitu paragraf yang letak kalimat utamanya terletak pada awal paragraf.

Contoh:

             Minggu depan, kami sekeluarga akan ke rumah kakek. Ayah dan ibu hendak memberi kejutan. Kami akan berkunjung ke rumah kakek secara diam-diam. Kami akan membawa hadiah untuk kakek, membuat makanan kegemaran kakek, dan melakukan kegiatan apa saja yang dapat membuat kakek bahagia.

     2. Paragraf Induktif

Yaitu paragraf yang letak kalimat utamanya terletak pada akhir paragraf

Contoh:

            Rio berangkat pukul lima pagi. Sebuah karung plastik disandangnya sambil berjalan menuju tempat pembuangan sampah. Sampai di tempat yang dituju, ia lantas mengais-ngais tumpukan sampah. Diambilnya barang-barang bekas yang laku dijual dan dimasukkan ke dalam karung. Demi mencukupi kebutuhan hidup keluarganya, pekerjaan itu dijalaninya dengan ikhlas dari pagi hingga petang.

      3. Paragraf Deduktif-Induktif (Campuran)

Yaitu paragraf yang kalimat utamanya terletak pada awal paragraf, kemudian diulangi atau ditegaskan kembali pada akhir paragraf.

Contoh:

            Seorang anak akan sulit menerima pelajaran jika perutnya kosongPerut harus kenyang agar dia dapat menerima pelajaran. Dia harus makan makanan bergizi sebelum berangkat ke sekolah. Hal ini harus dilakukan seorang anak setiap hari. Oleh karena itu, orang tua harus memerhatikan anaknya agar membiasakan diri makan pagi sebelum berangkat ke sekolah.

4. Paragraf Deskriptif

Paragraf deskriptif adalah paragraf yang tidak memiliki kalimat utama. Gagasan utama paragraf menyebar di seluruh kalimat. Antarkalimat saling terkait untuk menggambarkan keadaan tertentu. Paragraf ini sering digunakan dalam karya sastra.

Contoh: 
Tiba-tiba katak merasa tubuhnya terdorong. Ia merasa tidak bisa melawan. Rupanya banjir datang. Katak menengok ke kanan dan ke kiri. Agak jauh di depannya tampak batang kayu yang besar. Arus air membawanya hingga ke dekat batang kayu itu. Katak segera meloncat. Ia merasa lega setelah berada di atas batang kayu itu.

Paragraf di atas tidak memiliki kalimat utama. Gagasan utamanya menyebar pada setiap kalimat. Oleh karena itu, gagasan utamanya harus dirumuskan sendiri. Gagasan utama paragraf di atas adalah ”perjuangan katak untuk menyelamatkan diri pada saat banjir”.

B.  Jenis-Jenis Paragraf Berdasarkan Isinya

Berdasarkan isinya, paragraf dibagi menjadi 5 macam, yaitu:

  1. Deskripsi (Penggambaran)

Paragraf Deskripsi merupakan paragraf yang isinya berupa gagasan pokok yang menggambarkan suatu objek sehingga para pembaca seolah-olah bisa melihat, mendengar, atau merasakan objek tersebut.

Tujuan dari paragraf deskripsi adalah agar pembaca bisa merasakan sendiri apa yang ditulis oleh si penulis. Sedangkan objeknya dapat berupa orang, benda, atau tempat.

Ciri-Ciri Paragraf Deskripsi yang baik:

  • Berisi bacaan yang melukiskan atau menggambarkan objek tertentu (tempat, orang, keindahan alam, benda, dll)
  • Pembaca bisa terbawa ke dalam alur cerita yang ditulis oleh si penulis.

Contoh Paragraf Deskripsi

       Mahasiswi itu terlihat tinggi semampai dengan balutan kebaya berwarna merah yang membuat kulit badannya yang kuning langsat tersebut nampak semakin cantik. Wajahnya dihiasi mata bulat yang bersinar dan disertai bulu mata yang tebal. …

      2. Eksposisi (Pemaparan)

Paragraf eksposisi adalah paragraf yang isinya memberikan informasi mengenai teori, teknik, kiat, atau petunjuk sehingga para pembaca akan bertambah wawasannya.

Ciri-Ciri Paragraf Eksposisi:

  • Mengandung informasi di dalamnya
  • Berdasarkan fakta
  • Bertujuan menjelaskan atau memaparkan
  • Tidak bermaksud mempengaruhi
  • Karya tulis yang bersifat nonfiksi atau ilmiah

Contoh Paragraf Eksposisi

       Bantuan untuk para korban musibah gempa bumi yang terjadi di Yogyakarta sampai saat ini belum merata. Keadaan tersebut kemudian melibatkan beberapa wilayah mengalami kekurangan bahan pangan dan alat-alat kebutuhan sehari-hari seperti pada wilayah Bantul dan Muntilan. …

   3. Persuasi (Membujuk)

Paragraf persuasi adalah paragraf yang isinya bertujuan meyakinkan dan membujuk pembaca agar melaksanakan atau menerima gagasan penulis mengenai suatu hal.

Ciri-Ciri Paragraf Persuasi

  • Terdapat bukti dan fakta yang mempengaruhi atau membujuk pembaca
  • Bahasa yang digunakan dibuat menarik untuk memberikan kesan kepada pembaca
  • Tulisan yang isinya mendorong dan mempengaruhi suatu hal

Contoh Paragraf Persuasi

      Penggunaan sayuran organik dalam bahan makanan dirasakan lebih sehat , awet, dan lebih enak. Selain itu, penjualan sayuran organik akan lebih menguntungkan daripada sayuran biasa. …

   4. Argumentasi (Pendapat)

Paragraf Argumentasi merupakan paragraf yang isinya berupa ide atau gagasan dengan diikuti alasan yang kuat untuk meyakinkan pembaca mengenai suatu pendapat.

Ciri-Ciri Paragraf Argumentasi

  • Memberikan asumsi yang bertujuan untuk memberikan keyakinan kepada orang lain, bahwa apa yang dikemukakan merupakan kebenaran
  • Disertai bukti-bukti yang mendasari argumen, berupa data, tabel, gambar, dll
  • Untuk penulisan karya tulis yang bersifat nonfiksi atau ilmiah
  • Terdapat kesimpulan di akhir paragraf

Contoh Paragraf Argumentasi

     Polusi udara dan lingkungan hampir terjadi di seluruh dunia, bahkan di Indonesia yang terutama terjadi pada kota-kota besar. Kendaraan bermotor yang semakin banyak, asap pabrik dan limbahnya adalah contohnya, yang dapat mengakibatkan kerugian yang cukup besar, seperti udara menjadi kotor dan tidak sehat. …

   5. Narasi (urutan waktu)

Paragraf narasi adalah paragraf yang isinya menceritakan serangkaian kejadian atau peristiwa yang disusun berdasarkan urutan waktu terjadinya kejadian tersebut.

Ciri-ciri Paragraf Narasi

  • Terdapat tokoh, tempat, waktu, dan suasana dalam cerita
  • Mementingkan urutan waktu maupun urutan peristiwa
  • Digunakan dalam karya fiksi (cerpen, novel, roman) maupun dalam tulisan nonfiksi (cerita nyata dalam surat kabar, biografi, sejarah,riwayat perjalanan)

Contoh Paragraf Narasi

        Suatu siang yang terik terlihat gadis itu berjalan dengan mempercepat langkahnya untuk menuju pintu rumahnya seperti ketakutan akan ada yang memergoki kedatangannya. Dengan susah payah pintu rumah pun di buka namun, mukanya berganti dengan rasa terkejut karena lelaki tersebut yang membukakan pintunya….

Tips Menghafalkan Jenis Paragraf berdasarkan isinya:

Untuk memudahkan menghafal, maka jenis paragraf di atas dapat disingkat dengan singkatan DEPAN, yaitu:

Deskripsi

Eksposisi

Persuasi

Argumentasi

Narasi

 

Apalagi Selanjutnya?

Tes kemampuanmu tentang jenis-jenis paragraf dengan mengerjakan latihan soal menentukan jenis-jenis paragraf melalui link berikut:

SOAL MENENTUKAN JENIS PARAGRAF

Kamu juga dapat mengikuti kursus Bahasa Indonesia untuk persiapan ujian sekolah bagi kelas 6

KURSUS BAHASA INDONESIA KELAS 6

 

Demikian, semoga bermanfaat. Aamiin

Salam hangat,

 

Wiji Hatmoko

Admin CiptaCendekia.com

19 Agustus 2018

1 Tanggapan pada "Jenis-Jenis Paragraf"

    Berikan Komentar Anda